Pemerintahan
Setahun Tinggal di Bangunan Bekas SD, Korban Longsor Blembem Akhirnya Tempati Rumah Baru
Semin,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)— Setahun berlalu kejadian tragis di Padukuhan Blembem, Kalurahan Candirejo, Kapanewon Semin. Dimana pada saat itu, pagi-pagi buta tebing di wilayah tersebut tiba-tiba longsor dan menimbun sejumlah rumah warga. Mirisnya lagi, ada ibu dan anak yang tertimbun material longsor. Sebanyak 7 Kepala Keluarga (KK) akhirnya diungsikan dan menempati bangunan bekas Sekolah Dasar di wilayah tersebut. Selama satu tahun para warga ini menempati bangunan tersebut sembari menunggu relokasi dari Pemerintah Kabupaten Gunungkidul.
Akhirnya, 14 Desember 2023 kemarin para keluarga bencana tanah longsor ini bisa menempati hunian yang layak. Rumah bantuan dari pemerintah telah selesai pembangunannya dan siap dihuni oleh keluarga mereka. Peresmian rumah tersebut pun dihadiri oleh Bupati Gunungkidul, Sunaryanta bersama dengan jajaran pejabat lainnya di lingkup Pemkab Gunungkidul.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Irawan Jatmiko mengungkapkan, pasca terjadinya tanah longsor pada bulan Desember 2022 lalu pihaknya bersama dengan lintas sektoral lainnya berkoordinasi untuk penanganan dampak bencana. Baik penanganan di lokasi kejadian serta jangka panjang yaitu berkaitan dengan penyediaan hunian bagi keluarga korban bencana. Hingga pada akhirnya tercetus mengenai relokasi rumah bagi korban bencana tersebut.
Selama beberapa bulan pemerintah berproses mencari lahan yang aman untuk dijadikan lokasi relokasi, tentunya juga disesuaikan dengan anggaran yang dimiliki. Selama setahun pasca kejadian tragis yang menewaskan ibu dan anak itu, korban tanah longsor harus menempati bangunan bekas sekolah dengan fasilitas yang minim. Desember ini, pemerintah telah menyelesaikan 6 unit rumah relokasi di Padukuhan Blembem.
“Ada 6 unit rumah untuk korban longsor di Padukuhan Blembem yang kami bangun,”kata Irawan Jatmiko.

Selain pemerintah, bantuan untuk rumah warga terdampak longsor ini pun juga mendapatkan sokongan dari Pemerintah Kelurahan, maupun Paguyuban Ikatan Keluarga Candirejo, Kapanewon Semin.

“Pembangunan rumah relokasi korban gempa ini juga mendapat bantuan dari Ikatan Keluarga Candirejo (IKC) serta sumber dana dari donatur hasil pengumpulan saat bencana. Kerjasama yang luar biasa baik dari masyarakat, paguyuban, pemerintah kalurahan dan Pemkab Gunungkidul,” paparnya.
Saat ini, keluarga korban bencana tanah longsor dapat menikmati dan menghuni rumah yang layak, nyaman, dan aman dari potensi bencana tanah longsor.
“Harapan kami semoga memberikan rasa aman dan nyaman bagi keluarga yang tinggal di rumah ini,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman, DPUPRKP Gunungkidul, Nurgiyanto mengatakan tahun 2023 ini ada 12 unit rumah yang mendapatkan perhatian dari pemerintah. Dari jumlah tersebut diantaranya 6 unit untuk korban bencana tanah longsor di Padukuhan Blembem dengan anggaran per unit sebesar Rp 50 juta.
Kemudian ada relokasi maupun perbaikan di beberapa titik yaitu sebanyak 3 unit di padukuhan Suru, Kalurahan Kampung Kapanewon Ngawen; 1 unit di Padukuhan Hargomulyo, Gedangsari; 1 unit di Padukuhan Sawur, Kalurahan Sawahan, Kapanewon Ponjong; dan satu unit di Padukuhan Pucung, Kalurahan Semin.
“Total anggaran untuk pembangunan dan rehab rumah warga pada tahun ini sebesar Rp 480 juta. Semuanya sudah
terealisasikan,” terang Nurgiyanto.
-
Info Ringan1 minggu yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa3 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan3 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya4 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized4 minggu yang laluMotor Pelajar Raib Saat Jam Sekolah, Polisi Bekuk Pelaku di Alun-Alun Wonosari
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Peristiwa4 minggu yang laluLansia di Rongkop Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah
-
Uncategorized4 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Pemerintahan3 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized2 minggu yang laluSewindu Mengabdi untuk Pendidikan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Catatkan 1.000 Prestasi
-
Uncategorized2 minggu yang laluProses Hukum Kasus Pencurian di Pantai Drini Berlanjut, Begini Penjelasan Polisi
