Pemerintahan
Hujan Angin Masih Terus Terjadi, Pemkab Gunungkidul Perpanjang Siaga Darurat Bencana
Wonosari,(pidjar.com)–Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul memperpanjang siaga darurat bencana hidrometeorologi hingga 31 Maret 2026 mendatang. Langkah ini diterapkan karena potensi bencana di musim penghujan ini masih cukup tinggi.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Purwono mengatakan status siaga darurat bencana hidrometeorologi semula ditetapkan sampai 31 Januari 2026. Namun dengan mempertimbangkan situasi dan informasi dari BMKG yang menyebut bahwa puncak musim penghujan terjadi pada Januari dan Februari, maka pemerintah menerapkan perpanjangan status siaga darurat bencana.
“Pemerintah DIY telah memperpanjang status siaga kebencanaan di musim penghujan sehingga pemerintah kabupaten juga mengikuti. Masa siaga darurat bencana hidrometeorologi kami perpanjang sampai 31 Maret 2026 mendatang,” jelas Purwono, Kamis (05/02/2026).
Pada kondisi saat ini, BPBD Gunungkidul mengimbau agar masyarakat lebih siaga dan waspada saat terjadi hujan lebat. Warga diminta untuk selalu mengupdate info terkini perkembangan cuaca di daerah masing-masing.
“Hati -hati saat beraktivitas di luar rumah saat terjadi hujan dan angin. Kemudian kami meminta warga agar rutin membersihkan drainase dan pemangkas dahan pepohonan,” jelasnya.

“Kenali karakteristik daerah dan pontensi bencana yang ada serta melakukan langkah-langkah antisipasi. Kami juga menggandeng beberapa pihak untuk edukasi sosialisasi dan mitigasi bencana,” tandas dia.
Adapun selama musim penghujan ini, telah terjadi sejumlah kejadian kebencanaan di Kabupaten Gunungkidul. Berdasarkan assesmen yang dilakukan oleh tim BPBD di bulan Januari 2026 terdapat 107 dampak bencana yang disebabkan saat hujan lebat disertai angin kencang.
Dari jumlah tersebut 62 kejadian merupakan tanah longsor dengan rincian berupa 3 titik batu longsor, 24 titik talud longsor, 21 titik tanah longsor, dan 4 titik sinkhole atau tanah amblas. Kemudian 45 kerusakan yang diakibatkan angin kecang serta hujan lebat berupa pohon tumbang serta bangunan roboh.
Sejauh ini, untuk kerusakan akibat hujan yang terlaporkan dalam penangannya ditanggung mandiri oleh pemilik bangunan. Dari pemerintah memberikan bantuan berupa logistik.
“Untuk program penanggulangan kebencanaan di tahun 2026 ini dianggarkan sebesar Rp 1.687.083.236,” jelasnya.
Selain itu, saat terjadi gempa bumi beberapa hari lalu setidaknya ada 10 bangunan yang dilaporkan rusak. Mulai dari rumah warga , bangunan gedung pemerintahan, serta fasilitas umum mengalami rusak di bagian atap.
Menyikapi situasi musim penghujan ini, BPBD mensiagakan puluhan personil yang terdiri dari Damkar, Pusdalops, dan Tim Reaksi Cepat (TRC). Para personil inilah yang nantinya akan bergerak cepat untuk melakukan penanganan apabila terjadi kejadian akibat cuaca buruk.
“Untuk harian ada 8 personil TRC dan 6 personil Damkar yang disiagakan di kantor. Meski demikian jika terjadi bencana secara menyeluruh personil kami kerahkan untuk penanganan di lapangan,” pungkas dia.
-
Info Ringan1 minggu yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa3 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan3 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya4 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized4 minggu yang laluMotor Pelajar Raib Saat Jam Sekolah, Polisi Bekuk Pelaku di Alun-Alun Wonosari
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Peristiwa4 minggu yang laluLansia di Rongkop Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah
-
Uncategorized4 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Pemerintahan3 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized2 minggu yang laluSewindu Mengabdi untuk Pendidikan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Catatkan 1.000 Prestasi
-
Uncategorized2 minggu yang laluProses Hukum Kasus Pencurian di Pantai Drini Berlanjut, Begini Penjelasan Polisi
