Pemerintahan
Tahun Ini, Pemkab Gunungkidul Tak Naikkan NJOP
Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Gunungkidul menargetkan pendapatan Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Pedesaan (PBB-P2) tahun 2026 sebesar Rp 27,6 miliar. Berbagai strategi akan diterapkan oleh pemerintah untuk menggenjot PAD dari sektor ini.
Kepala Bidang Penagihan, Pelayanan dan Pengendalian Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Gunungkidul, Atmaji Priyosukendro mengatakan, ketetapan pedapatan asli daerah yang bersumber dari PBB-P2 tahun 2026 sebesar Rp 27.640.699.526 yang berasal 625.999 lembar SPPT (Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang).
Target yang dipatok pada tahun ini lebih tinggi dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Sebab jumlah objek pajak dan SPPT yang juga bertambah dari tahun ke tahun.
“Untuk tahun ini tidak ada kenaikan ketetapan NJOP (Nilai Jual Objek Pajak),” terang Atmaji, Selasa, (10/02/2026).
Sejak beberapa pekan terakhir SPPT telah dicetak oleh BKAD Gunungkidul dan mulai didistribusikan ke masing-masing kalurahan untuk kemudian diserahkan ke pemilik objek pajak.

Untuk memaksimalkan ketertiban masyarakat dalam pembayaran pajak, pemerintah menerapkan beberapa strategi diantaranya kemudahan dalam pembayaran. Bisa dilakukan secara online, ke juru tagih, kantor pos, bank dan gerai pelayanan lainnya.
Selain itu pemerintah juga mengintensifikasi PBB bekerjasama dengan tim intensifikasi di kapanewon dan kalurahan, penyisiran penagihan kepada wajib pajak. BKAD juga membuka pelayanan pembayaran keliling melalui layanan keliling PALING TOP (Pelayanan Keliling Telusur Obyek Pajak).
“Sebagai apresiasi dan insentif kepada wajib pajak yang tertib dalam pembayaran kami sediakan 2 unit sepeda motor sebagai undian. Nantinya akan diundi setelah batas waktu pembayaran PBB-P2,” tandasnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, berdasarkan data yang ada piutang PBB-P2 dari tahun 2014 sampai dengan 31 Desember 2025 sebesar Rp 28.654.972.065.
“Penagihan juga terus dilakukan oleh petugas agar pendapatan dari piutang juga tetap masuk,” pungkasnya.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized6 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized1 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized7 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
