Budaya
Telah Bertahan 3 Generasi, Sego Berkat Diusulkan Jadi Warisan Budaya
Wonosari,(pidjar.com)–Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melalui Kundha Kabudayan Gunungkidul tahun ini mengusulkan Sego Berkat menjadi Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Gunungkidul. Sebab makanan yang satu ini kental akan tradisi dan budaya serta memiliki filosofi tersendiri dan keberadaannya yang sudah lebih dari 3 generasi.
Analis Warisan Budaya Kundha Kabudayan Gunungkidul, Hadi Rismanto mengatakan, Bumi Handayani merupakan salah satu daerah yang masih kental dengan adat dan tradisinya. Seperti rasulan, kenduri, slametan dan lainnya. Pada ritual atau tradisi tertentu ada banyak komponen yang harus disediakan, salah satunya adalah Sego Berkat.
Sego Berkat pada kegiatan rasulan dan slametan biasanya ini terdiri dari nasi tumpeng atau tenong, lauk pauk, olahan bihun, oseng-oseng lombok ijo, srundeng, kerupuk. Kemudian terdapat jajanan pasar, buah, serta kolak apem dan ketan. Kuliner ini merepresentasikan banyak hal seperti tepa selira (toleransi), welas asih (kasih sayang), gotong royong guyub rukun, grapyak semanak (keramahan), saling menghargai, dan pengertian.
“Untuk pembungkus sego berkat ini pun juga masih sangat tradisional dan alami khas Gunungkidul. Yakni menggunakan godong (daun) jati, yang menimbulkan aroma khas serta ramah lingkungan,” kata Hadi Rismanto, Rabu, (25/02/2026).
Ia menjelaskan dengan beragam filosofi dan kekhasan Gunungkidul ini menjadikan pemerintah daerah untuk mengusulkan Sego Berkat menjadi warisan budaya tak benda Gunungkidul. Harapannya kuliner ini dapat tetap eksis dan terus dilestarikan oleh warga lokal.

“Bahwa Gunungkidul memiliki kekhasan kuliner yang cocok dinikmati siapapun, kapanpun dan tak tergerus oleh masa,” jelasnya.
Dulu memang Sego Berkat hanya ditemui saat adanya hajat tertentu rasulan, slametan, kenduri dan lainnya. Namun seiring dengan berkembangnya waktu, sego berkat kemudian oleh pelaku usaha kemudian dikomersilkan.
Sekitar sudah lebih dari 10 tahun terakhir Sego Berkat banyak dijual oleh pelaku UMKM dengan kemasan layaknya berkatan slametan. Biasanya sego berkat yang dijual berupa nasi putih, oseng tempe lombok ijo, bihun, srundeng, dilengkapi dengan lauk seperti ayam, empal, telur, jeroan, baceman tahu tempe dan lain sebagainya.
Seperti yang diungkapkan oleh Ketua PHRI Gunungkidul yang merupakan pionir usaha Sego Berkat, Sunyoto. Sejak 2014 lalu dirinya yang bergelut dalam usaha kuliner ingin mempromosikan makanan yang hanya ada di Gunungkidul. Dari situ, tercetuslah usaha Sego Berkat.
“Pada awal kami jualan sego berkat memang tujuan kami adalah untuk mengangkat tradisi masyarakat gunungkidul yang sudah mulai dilupakan yaitu sego berkat,” kata Sunyoto.
Di era sekarang, banyak orang punya hajad sdh memakai jasa catering dan dilaksanakan di gedung gedung persewaan atau sewa tempat sehingga tradisi sego berkat yg dibagikan mulai hilang. Disisi lain, banyak warga dari perantau yang sering rindu dengan sego berkat di Gunungkidul sebab di tanah rantau tidak ada kuliner demikian
“Makanya kemudian kami mengangkat tradisi ini menjadi menu yg kami komersilkan dan alhamdulillah diterima pasar dan mulai banyak yang kemudian ikut berjualan sego berkat,” jelasnya.
Dengan diusulkannya Sego Berkat menjadi WBTB ini, ia berharap kuliner ini bisa menjadi kudapan khas Gunungkidul yang selalu dicari oleh wisatawan, peratau maupun masyarakat umum.
-
Kriminal4 minggu yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Peristiwa3 minggu yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial3 minggu yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Sosial5 hari yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized3 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan3 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized4 minggu yang laluHeboh Bola Api Berekor Panjang Melintas di Langit Gunungkidul, Warga Kaitkan dengan Pulung Gantung Jelang Bulan Suro
-
Uncategorized7 hari yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Peristiwa4 minggu yang laluDalam Posisi Terduduk, Lansia 81 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Belakang Rumah
-
Peristiwa3 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Uncategorized4 minggu yang laluCetak Sejarah di Moto3, Veda Dapat Hadiah Mobil Impian Dari Konglomerat
-
Uncategorized1 hari yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
