Event Megah Dhaksinarga Carnival Tampilkan Ribuan Seniman, Warga Jubeli Alun-alun
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Event akbar Dhaksinarga Carnival 2017 sukses digelar di Gunungkidul. Parade budaya dengan skala spektakuler yang baru pertama kali dihelat di Gunungkidul ini mengambil tema Gunungkidul Bangkit. Tema ini sengaja diambil lantaran beberapa waktu lalu, sebagian wilayah di Gunungkidul terimbas oleh bencana banjir yang cukup besar. Diharapkan dengan adanya Dhaksinarga Carnival 2017 ini, selain bisa membangkitkan dan melestarikan kebudayaan tradisional, juga bisa kembali menggugah semangat warga Gunungkidul pasca bencana.
Dhaksinarga Carnival sendiri berpusat di Alun-Alun Pemkab Gunungkidul sepanjang Sabtu (16/12/2017) siang hingga sore tadi. Dalam pagelaran tersebut, tampil 3000 seniman seniwati Kabupaten Gunungkidul, Kabupaten Kulonprogo, Kota Yogyakarta, Kabupaten Banyuwangi, hingga Bali. Tak ayal tontonan langka tersebut menarik perhatian masyarakat yang datang tak hanya dari Kota Wonosari saja, melainkan juga dari berbagai wilayah di Gunungkidul. Penonton menyemut di seputar rute kirab yang melintasi sepanjang Jalan Haji Agus Salim, Kepek, Kecamatan Wonosari hingga garis finish di Titik Nol Alun-alun Wonosari.
Dari sekian banyak pertunjukan yang ditampilkan, Reog Ponorogo Surya Mataram Baleharjo tampil memukau dan mampu menarik perhatian penonton yang rela sampai berdesak-desakan untuk dapat menyaksikan.
Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Gunungkidul, Agus Kamtono mengatakan kegiatan Dhaksinarga Carnival ini selain sebagai media untuk memberikan hiburan bagi masyarakat Gunungkidul pasca terguncang bencana beberapa waktu yang lalu. Di samping itu, karnaval budaya terbesar yang pernah ada di Gunungkidul ini juga menjadi perwujudan komitmen dari pemerintah untuk terus mewadahi para kreator budaya dalam menampilkan hasil karya mereka. Kegiatan Dhaksinarga Carnival sendiri telah digelar sejak beberapa hari yang lalu dengan menampilkan berbagai kesenian pedalangan, Jazz, wayang, serta budaya lokal lainnya.
“Hari ini merupakan puncak dari Dhaksinarga Carnival 2017,” papar Agus, Sabtu sore.

Dipaparkan lebih lanjut, rencananya kegiatan ini akan menjadi agenda tahunan Dinas Kebudayaan. Meski begitu, lantaran cukup menguras dana, pihaknya juga berusaha realistis dalam perencanaan maupun pelaksanaannya.
Agus menyatakan bahwa ke depan, budaya harus bisa menjadi aset penunjang bagi pengembangan pariwisata. Untuk itu ia meyakini, dengan memberikan wadah-wadah kegiatan semacam ini, kreatifitas para seniman akan makin berkembang sehingga pada akhirnya dapat membuahkan tontonan bagus yang menarik perhatian wisatawan.
"Rencananya, tempat-tempat wisata akan kita sasar dalam membuat pertunjukan kebudayaan," lanjut dia.
Pihaknya berharap ke depan para seniman di wilayah Kabupaten Gunungkidul agar terus berkarya dan tetap menjaga kebudayaan lokal yang telah ada sehingga akan tetap lestari.
Sementara itu salah seorang warga Wonosari, Ana menyatakan dirinya takjub dengan kegiatan Dhaksinarga Carnival. Tontonan semacam ini menurutnya sangat menarik.
"Semoga kedepan masih ada kegiatan semacam ini, dan kalau bisa lebih besar lagi," kata dia.
-
Info Ringan7 hari yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa2 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan3 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Peristiwa4 minggu yang laluUang Pembangunan Masjid Al Uswah Senilai Rp 13 Juta Raib
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya4 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized4 minggu yang laluMotor Pelajar Raib Saat Jam Sekolah, Polisi Bekuk Pelaku di Alun-Alun Wonosari
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Peristiwa4 minggu yang laluLansia di Rongkop Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah
-
Uncategorized4 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Pemerintahan3 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized2 minggu yang laluSewindu Mengabdi untuk Pendidikan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Catatkan 1.000 Prestasi
