Hukum
Oknum Pol PP Gunungkidul Terjerat Kasus Pencurian dan Perusakan CCTV, Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara
Wonosari,(pidjar.com)–Jajaran Polsek Wonosari berhasil mengungkap kasus pencurian dan perusakan di wilayah Kalurahan Siraman, Kapanewon Wonosari yang terjadi beberapa waktu lalu. Mirisnya, pelaku 2 kasus kriminal tersebut adalah oknum pegawai di lingkup Pemerintah Gunungkidul. Adalah RDS (28) yang merupakan anggota Pol PP dengan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Atas perbuatannya ini yang bersangkutan terancam hukuman maksimal 7 tahun penjara.
Kapolres Gunungkidul AKBP Damus Asa menjelaskan, kasus ini mencakup dua peristiwa berbeda yang terjadi dalam rentang waktu Februari hingga April 2026, dengan modus serupa, yakni memanfaatkan kelengahan korban pada malam hari.
Peristiwa pertama terjadi pada Minggu, 28 Februari 2026. Sekitar pukul 14.00 WIB, Polsek Wonosari menerima laporan terkait aksi perusakan kamera pengawas (CCTV) sekaligus pencurian burung di Dusun Besari, Siraman. Dari rekaman CCTV yang sempat terselamatkan, terlihat seorang laki-laki merusak dua unit kamera sebelum melakukan pencurian seekor burung milik korban.
“Kerugian akibat perusakan CCTV diperkirakan sekitar Rp1 juta, sementara kehilangan burung juga ditaksir Rp1 juta,” ungkap Kapolres Gunungkidul, AKBP Damus Asa.
Kasus kedua terjadi pada 8 April 2026 sekitar pukul 15.00 WIB. Kali ini, pelaku mencuri sepeda gunung (MTB) merek TABIBITHO warna abu-abu yang terparkir di garasi rumah warga di Dusun Seneng, Siraman. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp2,8 juta.
Pengungkapan kasus bermula dari laporan korban pada hari yang sama. Unit Reskrim Polsek Wonosari segera bergerak ke lokasi kejadian, melakukan olah TKP serta serangkaian penyelidikan. Dari hasil pemeriksaan, polisi mengarah pada tersangka JEJE.
“Berdasarkan hasil penyidikan, yang bersangkutan terbukti melakukan tindak pidana pencurian sepeda MTB dan juga terlibat dalam kasus perusakan CCTV serta pencurian burung,” tegas AKBP Damus Asa.
Dalam aksinya, pelaku diduga sengaja merusak CCTV guna menghilangkan jejak sebelum melakukan pencurian. Motif utama pelaku adalah untuk memiliki barang hasil curian tersebut.
Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya rekaman CCTV, penutup kamera, satu unit sepeda motor Yamaha Aerox, alat berupa bambu dan kayu, seekor burung cendet beserta sangkarnya, serta sepeda MTB hasil curian.
Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 477 ayat (1) huruf e KUHP subsidair Pasal 476 KUHP serta Pasal 521 ayat (1) jo Pasal 127 KUHP dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023. Pelaku terancam hukuman penjara maksimal tujuh tahun.
Kasus ini menjadi sorotan publik lantaran melibatkan oknum pegawai pemerintahan. Kepolisian menegaskan akan menindak tegas setiap pelanggaran hukum tanpa pandang bulu.
-
Uncategorized2 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized3 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized1 minggu yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized6 hari yang laluDiduga Bermuatan Solar Ilegal, Truk Tangki Berkapasitas Ribuan Liter Diamankan Polisi
-
Uncategorized5 hari yang laluManajer KDKMP Sudah Ditempatkan di Gunungkidul, Beberapa Kalurahan Belum Punya Gerai
-
Sosial2 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized2 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized3 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Pemerintahan4 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
