Hukum
Pelaku Pencabulan Terhadap Anak 3 Tahun Diganjar 6 Tahun Penjara
Wonosari,(pidjar.com)– Pengadilan Negeri Wonosari, Gunungkidul menggelar sidang pembacaan putusan atas kasus pencabulan dengan terdakwa Fransiscus Xaverius Heri Widodo terhadap anak berusia 3 tahun, Kamis, (23/04/2026). Dalam sidang tersebut, terdakwa dijatuhi hukuman 6 tahun penjara.
Kamis pagi hingga siang, proses persidangan tanpa menghadirkan terdakwa dilakukan di ruang persidangan Garuda di Pengadilan Negeri Wonosari Gunungkidul dengan dihadiri oleh orang tua korban, penasehat hukum hingga perwakilan anggota organisasi islam yang sejak awal mengawal perkara tersebut.
Adapun amar putusan yang dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim Bagus Raditya Wiradana yakni menyatakan bahwa terdakwa terbukti secara sah dan bersalah atas tindak pidana melakukan perbuatan pencabulan dengan seseorang yang diketahui atau patut diduga anak sebagaimana dakwaan jaksa penuntut umum.
Menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa oleh karena itu selama 6 tahun. Membebankan kepada terdakwa untuk membayar restitusi kepada anak korban melalui orang tuanya sejumlah Rp 46.764.000 dengan ketentuan apabila dalam kurun waktu 30 hari setelah putusan pengadilan ditetapkan restitusi tidak dibayar, maka harta kekayaan terdakwa dilelang untuk membayar restitusi tersebut dan apabila harta kekayaan tidak mencukupi maka diganti hukuman penjara selama 1 tahun yang dihitung secara proporsional berdasarkan restitusi yang tidak terbayar.
Menetapakan masa hukuman terdakwa dikurangi masa tahana yang telah dijalani, menetapkan terdakwa tetap ditahan, menetapakan barang bukti seluruhnya dirampas untuk dimusnahkan. Serta Membebankan kepada terdakwa untuk membayar biaya perkara sejumlah Rp 5.000.
Kuasa Hukum korban, Nur Hamidah Fauziah mengatakan pihak keluarga merasa lega atas putusan majelis hakim atas perkara pencabulan tersebut. Dimana putusan majelis hakim lebih tinggi dibandingkan dengan tuntutan JPU yang hanya 2 tahun 6 bulan.
“Pihak keluarga lega dengan putusan hakim yang menghukum terdakwa dengan 6 tahun penjara. Ya yang mengecewakan adalah tuntutan Kejaksaan kala itu,” ucap Nur Hamidah.
Dengan putusan 6 tahun penjara dan pembayaran restitusi sebesar Rp 46.764.000 ini dari penasehat hukum masih akan melakukan koordinasi lanjutan dengan jaksa terlebih mengenai pembayaran restitusi ataupun sita aset.
“Selama 7 hari kedepan masih akan dipertimbangkan kembali putusan hakim. Kemudian juga menunggu dari pihak terdakwa mengingat ada hak konstitusional terdakwa apakah akan mengajukan banding atau tidak,” tutupnya
Pada sidang kali ini dijaga ketat oleh jajaran Polres Gunungkidul sebagai antisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Namun kondisi di lapangan sendiri sangat kondusif.
-
Uncategorized1 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya7 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized7 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized1 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized1 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized1 hari yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized4 hari yang laluDua Oknum Kejaksaan di Gunungkidul Diduga Terlibat Skandal Asusila
