Sosial
Ratusan Warga Desa Banysoca dan Playen Dapat Bantuan Bingkisan Sembako dan Dana Puluhan Juta
Playen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–UPK PPM Satu Hati yang berdiri di kecamatan Playen kembali memberikan dana bantuan sosial bagi masyarakat yang masuk dalam kategori rumah tangga kurang mampu di Desa Playen dan Desa Banyusoca, Kecamatan Playen. Sebanyak 160 paket sembako serta dana lebih dari 20 juta diberikan pada dua desa ini sebagai bentuk pemerataan pada masyarakat. Diharapkan, dengan dana yang diambilkan dari Corporate Social Responsibility (CSR) UPK PPM Satu Hati Playen ini, nantinya bisa berdaya guna serta sedikit membantu kalangan yang membutuhkan tersebut. Pada akhirnya, dengan adanya perhatian semacam ini, salah satu tujuan utama didirikannya UPK PPM Satu Hati Playen dalam hal ini untuk mengikis kesenjangan perekonomian di antara warga Kecamatan Playen bisa diwujudkan.
Salah seorang warga Desa Playen, Supartini mengatakan, dengan mendapatkan bantuan semacam ini dapat membantu pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Paling tidak, biaya hidup yang ia keluarkan dari penghasilannya dapat lebih ditekan. Sehingga kemudian ia dapat menyisihkan penghasilannya untuk kebutuhan lainnya yang sekiranya lebih penting dan mendesak.
“Ya terbantu dengan adanya program dana sosial dari lembaga ini. Mudah-mudahan terus terealisasi, sehingga masyarakat yang kurang mampu dapat lebih diperhatikan dalam pemenuhan kebutuhan atau hal lain,” kata dia.
Sementara itu, Kepala Desa Playen, Surahno pada kesempatan penyerahan bantuan pada Jumat kemarin mengatakan, program dari lembaga ini sangatlah membantu pemerintah desa. Sehingga dalam pemerataan dan memperhatikan masyarakat desa dapat terbantu dan jangkauannya pun lebih luas kembali. Adanya banyak lembaga yang memberikan perhatian serta bekerjasama yang nyata dalam memberantas kemiskinan akan membuat kerja pemerintah bisa jauh lebih mudah.
“Tentu kami sangat mendukung sekali. Jadi tidak hanya dari desa yang bergerak, melainkan dari lembaga lain juga ikut berkontribusi,” ungkap dia.


Adapun dari Desa Playen sendiri terdapat 140 rumah tangga kurang mampu yang tersebar di 7 Padukuhan yang mendapatkan dana bantuan sosial ini. Untuk tahun 2018 ini dari UPK membagikan Rp 20.160.000 bagi 140 keluarga tersebut agar dapat digunakan sebagaimana mestinya dalam pemenuhan kebutuhan.
Sama halnya dengan Desa Playen, bantuan yang sama juga didapat oleh ratusan warga Desa Banyuspca pun juga mendapatkan bantuan. Sebanyak 160 paket bantuan sosial dari UPK PPM Satu Hati Playen dibagikan kepada kalangan masyarakat miskin dari wilayah ini. Ratusan paket bantuan ini diberikan kepada 8 padukuhan yang ada dan tersebut di Desa Banyusoca.
Berdasarkan data yang dikantongi, mayoritas penerima bantuan memang mereka yang telah berusia lanjut, sehingga dalam pemenuhan ekonomi dan kebutuhan harus ditopang atau dibantu oleh masyarakat lain.
“Bagi kami bantuan ini sebagai wujud upaya pemerataan seiring berkembangnya ekonomi daerah. Serta menjaga solidaritas, kerukunan antar masyarakatnya. Kami sangat berterimakasih tentunya mendapat perhatian seperti ini,” ucap Sutiyono, Kepala Desa Banyusoca.
Manager UPK PPM Satu Hati Kecamatan Playen, Agus Dany Wahyudi menambahkan, dana sosial yang diberikan kepada masyarakat merupakan sebuah program pemerataan ekonomi masyarakat. Terdapat beberapa aspek yang ingin dicapai dari UPK yang ia kelola ini bagi masyarakat. Tak hanya melulu dalam hal pekerjaan, namun nantinya juga berdampak positif dan berdaya guna bagi kehidupan masyarakat.
Adapun 3 aspek yang dipertimbangkan yakni, perubahan kesejahteraan masyarakat Kecamatan Playen sedikit banyak terbantu dengan dana sosial yang diperbantukan. Kemudian mengenai pertumbuhan ekonomi masyarakat juga mulai berubah seiring adanya perhatian dari lembaga, dengan demikian juga dapat memupuk kemandirian masyarakat yang tergolong kurang mampu.
“Aspek lainnya yakni pembantu pemerintah desa dalam bidang sosial. Memperhatikan masyarakat bersama dengan pemerintah desa. Dengan demikian terjalin kerjasama yang baik dengan semua lembaga dan instansi,” ucap Agus Dany, Sabtu (01/12/2018).
Lebih lanjut, dalam pemberian bantuan ini UPK Playen menerjunkan tim khusus untuk melakukan pendataan dan proses verifikasi. Sehingga ia menjamin, data penerima bantuan ini benar-benar valid dan menyasar masyarakat yang membutuhkan. Transparansi dan aspek lain sesuai dengan peraturan benar-benar ditegakkan oleh lembaga ini.
“Untuk penyerahannya kami lakukan dua hari, semua instansi terkait ikut hadir dan meberikan apresiasi. Ini sebagai wujud kepedulian dari kami maupun nasabah kepada masyarakat umum. Yang harus digarisbawahi, UPK PPM Satu Kecamatan Playen ini bukan hanya milik nasabah saja, akan tetapi seluruh masyarakat Playen,” tutup dia.
-
Kriminal4 minggu yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Peristiwa4 minggu yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial3 minggu yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Sosial6 hari yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized3 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan3 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized1 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Peristiwa4 minggu yang laluDalam Posisi Terduduk, Lansia 81 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Belakang Rumah
-
Peristiwa3 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Uncategorized3 hari yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Peristiwa4 minggu yang laluDiserempet Pemotor Tak Dikenal di Baleharjo, Pemotor Wanita Luka Parah Terjun ke Tegalan
-
Pemerintahan4 hari yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
