Pemerintahan
Gantikan Posisi Lowong Ditinggal Pejabat Yang Ditarik ke Kecamatan dan Meninggal Dunia Karena Kecelakaan, Dua Perangkat Desa Karangasem Anyar Resmi Dilantik
Paliyan, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dua posisi Perangkat Desa Karangasem, Kecamatan Paliyan yang selama ini kosong, hari ini resmi terisi. Muryani dan Endah Dwi Retnaningsih dilantik sebagai Sekretaris Desa dan Kaur Perencanaan Desa Karangasem yang baru pada Kamis (6/12/2018) siang tadi. Keduanya terpilih setelah meraih nilai tertinggi dalam test pengisian perangkat desa yang telah berlangsung pada 24 November 2018 silam.
Widodo, panitia pengisian perangkat desa Karangasem menjelaskan, dalam proses seleksi kedua posisi perangkat desa Karangasem, mendapatkan minat yang besar dari warga masyarakat. Terbukti dalam proses seleksi ini, jumlah peserta yang mendaftar mencapai 24 orang.
“Terdiri dari 16 peserta mendaftar untuk posisi Sekdes, sisanya yang 8 untuk posisi Kaur Perencanaan. Semua proses dilaksanakan secara profesional dan transparan sesuai dengan peraturan bupati. Tidak ada pungutan apapun untuk pengisian perangkat desa ini,” jelasnya.
Sementara itu Kepala Desa Karangasem Amanat Ichsan, dalam sambutannya berpesan kepada 2 pejabat terlantik, Muryani dan Endah Dwi Retnaningsih agar segera menyesuaikan irama gerak perangkat desa lainnya.
“Sesuai prinsip tata kelola pemerintahan yang baik yaitu transparansi, partisipatif dan akuntabel. Maka saya minta para terlantik segera menyesuaikan diri dengan perangkat desa lainnya demi terwujudnya pemerintahan desa yang lebih profesional,” tegasnya.

Lebih lanjut Amanat menyampaikan, Muryani menduduki jabatan Sekdes menggantikan pejabat lama yang ditarik ketugasannya ke Kecamatan Paliyan. Sedangkan Endah Dwi mengisi kekosongan jabatan Kaur Perencanaan lantaran perangkat yang lama meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas.
Di sisi lain Camat Paliyan, Yulihadi Handoyo menekankan para terlantik dituntut harus segera menguasai Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) secara professional.
“Sebab dengan Siskeudes semua langsung terkoneksi ke menteri keuangan melalui KPKN. Sehingga dengan Siskeudes ini proses kemajuan keuangan di desa dan pengelolaan APBDes dapat langsung dipantau oleh kementerian. Dan ini berlaku online secara nasional,” katanya.
Dengan dilantiknya perangkat desa yang baru, sambung Yulihadi, tidak ada alasan lagi pemerintah desa untuk tidak menerapkan Siskeudes secara profesional. Jika hal ini dilaksanakan secara baik, maka good governance di tingkat desa terwujud dan tingkat penyelewengan penggunaan anggaran dana desa bisa diminimalisir.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized5 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized7 hari yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized6 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
