Connect with us

Sosial

Jumlah Penganut Penghayat Kepercayaan di Gunungkidul Terus Meningkat

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Jumlah penghayat di Kabupaten Gunungkidul saat ini terus meningkat. Namun demikian, meski sudah ada putusan Mahkamah Konstitusi (MK) 97/PUU-ⅩⅠⅤ/2016 tanggal 18 Oktober tahun 2017 yang memperbolehkan pencantuman aliran penghayat pada kolom KTP, masih sedikit penghayat di Gunungkidul yang mengurus pergantian kolom agama pada KTP. Saat ini, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) terus melakukan sosialisasi terkait hal tersebut.

Sekretaris Disdukcapil Gunungkidul, Virgilio Soriano mengatakan, jumlah penghayat kepercayaan setiap tahunnya mengalami peningkatan. Saat ini, pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat penghayat kepercayaan untuk segera melakukan perubahan data kependudukan. Sebab hal tersebut telah menjadi hak penduduk. Pihaknya pun mengaku siap melakukan pelayanan kepada para penganut kepercayaan tersebut.

“Bulan lalu dinas juga kedatangan Ombudsman RI yang memantau sejauh mana layanan terhadap warga yang melakukan perubahan terhadap kepercayaan. Pada kesempatan itu juga hadir pengurus penghayat kepercayaan pak Suroso dan beliau akan mensosialisasi kepada para pengikutnya di Gunungkidul,” kata Virgilio ketika dihubungi pidjar-com-525357.hostingersite.com, Selasa (26/02/2019).

Sementara itu, Kepala Seksi Pengolahan dan Penyajian Data Kependudukan Disdukcapil Kabupaten Gunungkidul, Anton Wibowo menambahkan, jumlah penghayat yang tercatat di database Disdukcapil Gunungkidul sejumlah 310 orang. Jumlah tersebut berasal dari 18 Kecamatan di Kabupaten Gunungkidul.

Berita Lainnya  Telan Dana 10 Miliar, RS Nur Rohmah Bangun Gedung Rawat Inap 2 Lantai

“Dari data kami ada 310 orang (penghayat) itu yang tercatat di database masih aktif, dan sejak putusan MK itu yang mengurus (pencetakan KTP dengan kolom agama berisi kepercayaan terhadap Tuhan YME) baru 13 orang,” ujarnya.

Anton mengakui, jumlah tersebut terbilang sangat sedikit dibanding dengan jumlah penghayat yang tercatat di data base Disdukcapil Gunungkidul. Menurutnya, hal itu karena disesuaikan dengan stok blanko KTP-el.

“Memang masih sedikit. Sebenarnya kalau dari Dinas (Dukcapil Gunungkidul), misal stok blangko lebih maunya ya langsung diganti semua yang (penganut) kepercayaan (khusus),” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan, Pendaftaran dan Kependudukan Disdukcapil Kabupaten Gunungkidul, Arisandy Purba menyebut, ada 3 hal penting dalam putusan MK yang harus diperhatikan oleh para penghayat. Khususnya, bagi mereka yang hendak melakukan pencetakan KTP baru agar kolom agamanya berisi Kepercayaan Terhadap Tuhan YME.

Berita Lainnya  Rayakan HUT Sekolah, Puluhan Siswa TK Ini Diajari Memahami Kebersamaan Dalam Keberagaman

Menurutnya, Disdukcapil telah gencar mensosialisasikan langkah-langkah terkait mengurus pencetakan KTP baru bagi para penghayat. Pertama, bagi para penghayat kepercayaan terhadap Tuhan YME yang datanya sudah ada dalam database kependudukan, petugas Disdukcapil akan mencetakkan Kartu Keluarga (KK) berdasarkan data yang sudah ada.

“Tapi setelah penduduk mengisi formulir F-1.68, yaitu surat pemohon pencetakan KK,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Kantor Disdukcapil Kabupaten Gunungkidul.

Lanjutnya, dalam hal penduduk yang akan merubah data dari agama menjadi kepercayaan terhadap Tuhan YME, para penduduk yang merupakan penghayat terlebih dahulu mengisi formulir F-1.69. Adapun formulir itu adalah surat pernyataan perubahan agama menjadi kepercayaan tersebut.

“Selain itu melampirkan formulir F-1.71 yaitu surat pernyataan mutlak sebagai penghayat kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa,” katanya.

Ketiga, dalam hal penduduk yang akan merubah data dari kepercayaan terhadap Tuhan YME menjadi agama, penduduk tersebut terlebih dahulu mengisi formulir F-1.70 yaitu surat pernyataan perubahan kepercayaan terhadap Tuhan YME menjadi agama pada kolom agama di KTP.

Berita Lainnya  Jelang Musim Pancaroba, Bencana-bencana Ini Perlu Diwaspadai

“Nantinya formulir itu dilampirkan bersama fotokopi salinan surat keterangan dari pemuka agama masing-masing sebagai persyaratan perubahan elemen data agama. Sebagaimana tercantum dalam pasal 8 Permendagri nomor 74 tahun 2015,” ujarnya.

Adapun data tersebut sebagai berikut :

1. Kecamatan Wonosari 17 orang
2. Kecamatan Nglipar 0
3. Kecamatan Playen 3
4. Kecamatan Patuk 0
5. Kecamatan Paliyan 0
6. Kecamatan Panggang 12
7. Kecamatan Tepus 0
8. Kecamatan Semanu 27
9. Kecamatan Karangmojo 5
10. Kecamatan Ponjong 0
11. Kecamatan Ngawen 0
12. Kecamatan Gedangsari 1
13. Kecamatan Saptosari 16
14. Kecamatan Girisubo 151
15. Kecamatan Tanjungsari 0
16. Kecamatan Purwosari 0
17. Kecamatan Rongkop 78
18. Kecamatan Semin 0

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata7 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler