Pemerintahan
Jembatan Wonolagi Akhirnya Kembali Dibangun Pasca Hancur Akibat Banjir, Peletakkan Batu Pertama Kental Nuansa Politis
Playen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Warga masyarakat Desa Ngleri bisa berlega hati. Pasalnya setelah hampir satu tahun rusak dan tidak bisa dimanfaatkan pasca bencana banjir akibat Siklon Cempaka pada November 2017 lalu, jembatan di Padukuhan Wonolagi, Desa Ngleri, Kecamatan Playen tersebut akhirnya dibangun. Jalur ini sebenarnya merupakan akses utama dalam aktifitas masyarakat. Selama ini lantaran jembatan rusak, warga harus memutar untuk bisa menyeberangi sungai.
Yang cukup unik dalam proses peletakkan batu pertama pada Selasa (06/11/2018) kemarin, sangat kental dengan nuansa partai politik. Pantauan di lokasi, dalam peletakan batu pertama tersebut dihadiri oleh sebagian besar politisi PDI-P. Nampak anggota DPR RI Idham Samawi, anggota DPRD DIY, Nuryadi hingga pengurus teras di jajaran DPC PDIP Gunungkidul yaitu Ketua DPC Endah Subekti Kuntariningsih; Ketua DPRD Gunungkidul, Demas Kursiswanto; Sekretaris DPC PDIP Gunungkidul, Sugito serta anggota fraksi PDIP turut hadir dalam kegiatan itu. Dalam kesempatan itu pula, turut disampaikan permohonan dukungan kepada salah satu nama.
Namun di balik hal itu, kegembiraan masyarakat nampak jelas terlihat dari sorotan mata mereka. Kegembiraan warga ini cukup beralasan lantaran sebelumnya, wargapun terpaksa harus memutar kurang lebih 10 km untuk menuju wilayah Gading, Kecamatan Playen atau jalan utama menuju Jogja. Selain itu, rusaknya jembatan tersebut menganggu aktivitas anak-anak yang hendak berangkat ke sekolah selama hampir satu tahun terakhir.
“Biasanya anak sekolah SMP bisa dilaju dari rumah berangkat sendiri. Semenjak rusak jembatan itu ya harus diantar. Termasuk ibu-ibu yang mau ke ladang, benar-benar lumpuh total,” ujar Kepala Desa Ngleri, Supardal, Selasa siang kemarin.
Ia pun berharap dengan dibangunnya jembatan tersebut dapat meningkatkan aksesbilitas masyarakat. Sehingga kesejahteraan masyarakat juga ikut meningkat. Dengan kegiatan yang kembali normal, maka diharapkan nantinya bisa memicu kembali kegiatan perekonomian di masyarakat.

“Pelajar jadi terpacu untuk semakin semangat sekolah lagi, termasuk memudahkan akses guru yang nglaju ke sini,” ujarnya.

Pembangunan jembatan Wonolagi yang tengah dilaksanakan
Sementara itu, Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Ahmad Cahyadi mengatakan, pembangunan jembaran ini menjadi hal yang penting tidak hanya masyarakat sekitar namun juga masyarakat pada umumnya. Dikatakannya pembangunan ini juga menjadi salah satu wujud pembangunan dari pinggiran.
“Jembatan ini nanti memiliki panjang sekitar 96 meter dan lebar 1,6 meter. Untuk biayanya nilai bangunan bawah Rp 2,9 Miliar tambah aset lainnya Rp 4 Miliar. Jembatan ini diperuntukan untuk pejalan kaki, pengendara sepeda, atau sepeda motor. Target pengerjaan sendiri akhir tahun ini selesai,” ujarnya.
Sementara itu, Anggota Komisi V DPR RI, Mohammad Idham Samawi menambahkan, dengan tidak adanya jembatan tersebut warga kesulitan dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari. Hal ini tentunya sangat tidak sesuai dengan tujuan bangsa Indonesia yang menjamin kehidupan rakyatnya. Ditegaskannya, sesuai dengan alinea keempat pembukaan UUD 1945 sangat jelas yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia serta tumpah darah bangsa Indonesia.
“Respon dari pemerintah juga sangat cepat dalam pembangunan ini. Harapannya masyarakat dapat memperoleh akses yang lebih mudah, dan dapat merawat pula jembatan nantinya setelah dibangun,” kata Idham.
-
Pemerintahan1 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized3 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized1 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized3 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa1 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized2 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa1 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized2 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized2 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Uncategorized1 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
