Connect with us

Sosial

Asal Usul Nama Padukuhan Wediutah di Kalurahan Ngeposari

Diterbitkan

pada

Semanu,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Kabupaten Gunungkidul selain terkenal akan destinasi wisatanya juga menyimpan sejumlah keunikan di setiap Padukuhan. Salah satunya ialah Padukuhan Wediutah, Kalurahan Ngeposari, Kapanewon Semanu, yang mana meskipun wilayah tersebut jauh dari pantai namun justru ditemui pasir layaknya pasir pantai.

Salah seorang warga setempat, Teguh Widodo, mengatakan sejauh ini belum diketahui darimana pasir itu berasal. Dusun yang ia tinggali tersebut memiliki pasir lembut berwarna coklat yang ketika dibersihkan warnanya berubah menjadi putih seperti pasir pantai. Disebutnya beberapa perguruan tinggi sempat melakukan penelitian untuk mengetahui asal-usul pasir di wilayahnya tersebut, namun hingga kini ia belum mendengar dan mengetahui hasil penelitian tersebut.

Berita Lainnya  Bantuan Sosial Upah 1 Juta Untuk Pekerja Gunungkidul Mulai Dicairkan

“Keyakinan disini adanya pasir itu erat dengan cerita nenek moyang sejarah dusun ini,” ungkapnya.

Diceritakannya, nama dusun Wediutah berawal dari adanya seorang wali yang tinggal disini. Pada saat itu, dari cerita sesepuh setempat ada beberapa warga yang berjalan menggendong karung berisi beras dan melintas di wilayah setempat. Saat ditengah jalan rombongan warga tersebut berpapasan dengan seorang wali, wali tersebut kemudian bertanya kepada rombongan tersebut sedang membawa apa. Namun rombongan warga justru berbohong dengan menjawab sedang menggendong pasir dipunggungnya.

“Cerita terdahulu, wilayah sini kan kering dan tandus sehingga sulit untuk bertani, nah pas ditanya itu kemungkinan berbohong karena takut ketahuan membawa beras padahal masa paceklik,” ulasnya.

“Ya mungkin takut kalau berasnya akan direbut waktu itu” sambung Teguh.

Berita Lainnya  Operasi Pasar Murni di 2 Desa, Dinas Akan Bawa 8 Ton Beras Murah Berkualitas Baik

Wali dan rombongan warga tersebut kemudian meneruskan perjalanannya masing-masing. Namun tak lama setelah itu karung yang digendong warga tersebut jatuh. Bukan beras yang berserakan, rombongan warga tersebut justru menemukan beras yang ia gendong berubah jadi pasir yang berserakan.

“Dari cerita sesepuh seperti itu, ada anggapan karena berbohong kepada wali maka beras yang digendong berubah jadi pasir. Karena cerita itu dusun disini dinamakan wediutah,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan pasir yang diceritakan sebagai sejarah terbentuknya nama dusun Wediutah masih bisa ditemui. Menurutnya, pasir di dusun wediutah sangat cocok untuk campuran bahan produksi semen. Selama ini warga setempat tidak kesulitan untuk mendapatkan pasir, hanya bermodal tangan kosong disebutnya warga bisa mengumpulkan pasir yang diperlukan.

Berita Lainnya  Kapolri Ajak Masyarakat Ciptakan Pemilu Damai 2024

“Kelebihannya kalau dicuci itu warnanya bisa putih walau warna awalnya itu kecoklatan, kalau diperlukan warga biasanya bisa mengambil dengan tangan saja. Tapi sekarang memang tidak ada yang menambang lagi,” pungkasnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata7 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler