fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Baru 2 Minggu Selesai, Proyek Gedung Baru Miliaran Sudah Rusak

Diterbitkan

pada

BDG

Patuk,(pidjar.com)– Gedung Kapanewon Patuk baru selesai dibangun oleh pemerintah pada awal Oktober kemarin. Namun baru beberapa minggu usai serah terima dan digunakan untuk aktivitas perkantoran, nyatanya proyek pembangunan yang menelan anggaran hingga miliaran rupiah ini telah rusak usai hujan deras yang terjadi kemarin sore.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Nanang Irianto membenarkan jika gedung Kapanewon Patuk yang belum lama selesai dibangun saat ini sudah mengalami kerusakan. Kerusakan tersebut terjadi pada 13 November 2023 kemarin saat hujan deras yang mengguyur wilayah Patuk dan sekitarnya.

Beberapa bagian yang mengalami kerusakan diantaranya turunnya urugan tanah di urugan sekitar gedung dan teritis belakang, kolapsnya rabat beton dan paving block, overflow talang beton yang masuk ke pipa pembuangan teras ruang pelayanan dan menyebabkan lepasnya sealant dan baut acp.

Berita Lainnya  Indogrosir Jadi Klaster Covid19 Besar di DIY, Dinas Wacanakan Pembatasan Operasional Swalayan di Gunungkidul

“Kemarin terlaporkan ada kerusakan dan kemudian kami tindak lanjuti dengan 14 November 2023 untuk dilakukan perbaikan oleh pihak rekanan karena masih pada masa pemeliharan,” ucap Nanang Irianto saat dikonfirmasi, Selasa (14/11/2023).

Disinggung mengenai penyebab kerusakan tersebut, ia mengatakan tanah urug baru sehingga saat tanah tergerus air hujan maka kemudian turun. Pada saat pengurukan beberapa waktu lalu, pemadatan yang dilakukan pun sebenarnya juga sudah menggunakan alat.

“Bisa jadi (kurang padat), padahal sudah dengan alat pemadat. Tapi perkiraan kami karena jenis tanahnya juga (labil),” sambung dia.

Sebagaimana diketahui, proyek pembangunan tersebut digagas pemerintah karena kondisi bangunan ada yang rusak salah satunya karena tanah di lokasi tersebut yang labil. Tahun 2023 ini pagu anggaran yang digunakan untuk pembangunan sebesar Rp 3,1 miliar namun setelah proses lelang, pemenang tender yang menggarap proyek tersebut berada di angka Rp 2.691.474.500. Masa kontrak yakni mulai 6 April sampai dengan 3 Oktober 2023 lalu, serah terima bangunan dilakukan pada 27 Oktober dan bangunan mulai digunakan kembali untuk aktivitas pelayanan sejak awal November ini.

Berita Lainnya  Wacana Mudik Diperbolehkan, Kunjungan Saat Libur Lebaran Diperkirakan Naik Signifikan

“Surat perbaikan sudah kami berikan dan mulai dilakukan perbaikan oleh penyedia jasa. Mungkin 3 atau 4 hari selesai perbaikan,” jelasnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala DPUPRKP Gunungkidul, Irawan Jatmiko. Sore kemarin dirinya kemudian melakukan pengecekan di lapangan berkaitan dengan laporan kerusakan pada proyek yang belum lama selesai ini. Adapun koordinasi juga telah dilakukan dengan pihak penyedia jasa.

“Pemadatan lokasi belum maksimal, untuk sekarang ini kami lakukan intervensi lagi agar pemadatan tanah yang dilakukan lebih maksimal. Untuk hari ini sudah mulai dilakukan perbaikan,” jelas Irawan.

“Kalau untuk gedungnya kan aman, untuk selasar belakang dan halaman tengah yang harus menjadi perhatian,” tutup dia.

Berita Lainnya  Bangkitkan UMKM, Pemerintah Mulai Salurkan Bantuan Kepada Ribuan Pelaku Usaha

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler