Sosial
Bocah 12 Tahun Terkonfirmasi Positif Corona, Dinas Tracing Teman-teman Bermain Bola
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul kembali mencatat adanya dua tambahan kasus terkonfirmasi positif corona baru di Gunungkidul. Dari data yang diperoleh, dua kasus tersebut merupakan bocah laki-laki berusia 12 tahun warga Wonosari dan perempuan berusia 72 tahun warga Panggang. Adapun bocah laki-laki ini dinyatakan positif berdasarkan hasil tracing atas kasus sebelumnya sementara 1 kasus lainnya merupakan kasus baru di mana yang bersangkutan memiliki riwayat perjalanan dari Surabaya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan untuk perempuan 72 tahun sendiri diketahui positif covid-19 usai pihaknya melakukan swab kepada yang bersangkutan. Wanita lanjut usia ini mempunyai riwayat perjalanan dari luar daerah. Sedangkan untuk laki-laki 12 tahun merupakan tracing kontak dari kasus terkonfirmasi pada tanggal 11 Juli 2020 lalu.
“Untuk yang perempuan karena dia pendatang dari Surabaya makanya kita swab. Kemudian untuk yang laki-laki itu tracing kontak kasus sebelumnya,” kata Dewi, Sabtu (18/07/2020).
Ia menambahkan, dengan adanya tambahan kasus ini, pihaknya akan melakukan tracing dengan metode swab terhadap warga yang diduga melakukan kontak erat terhadap keduanya. Dengan metode ini, hasil dari tracing dapat langsung diketahui dan dapat dengan cepat dilakukan langkah antisipasi untuk memutus rantai penularan covid-19.
“Total kasus sampai dengan saat ini ada 77 kasus, 52 sembuh dan 24 masih dirawat. Untuk kasus meninggal dunia tidak ada penambahan hanya 1 sudah lama sekali,” ujar Dewi.

Sementara itu, Direktur RSUD Wonosari, Heru Sulistiyowati mengatakan bahwa pihaknya merawat 10 orang pasien saat ini. Sedangkan sejumlah pasien lainnya dirawat di RSUD Saptosari, RS di Yogyakarta dan RS swasta di Gunungkidul.
Untuk tambahan satu pasien anak-anak tersebut, pihaknya juga melakukan tracing dan dia diketahui merupakan teman bermain dari anak yang terkonfirmasi dalam kasus positif sebelumnya. Berbeda dengan beberapa kasus sebelumnya, pasien awal tersebut diketahui positif dengan sejumlah gejala.
“Dia teman bermain bola, ini belum diketahui awal penularannya dari mana karena keluarga dari kasus awal sudah diswab semua dan hasilnya negatif. Saat ini tracing juga dilakukan kepada teman-teman bermainnya yang lain,” kata Heru.
-
Pemerintahan1 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized3 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized1 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized3 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa1 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized2 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa1 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized2 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized2 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Uncategorized1 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
