Connect with us

Pemerintahan

Bupati Sunaryanta Soroti Serapan Anggaran Yang Masih Rendah

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Serapan anggaran di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Gunungkidul masih tergolong rendah yaitu baru 64,95 persen. Hal ini menjadi sorotan Bupati Gunungkidul Sunaryanta yang kemudian ditindak lanjuti dengan pertemuan agar masing-masing dapat mengejar realisasi atau serapan anggaran tersebut.

“Ada deviasi negatif antara 13 sampai 20 persen. Saat ini realisasi anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik baru 42,11 persen. Sedangkan realisasi Dana Keistimewaan (Danais) sudah di kisaran 72,52 persen,” kata Sunaryanta

Ia menekankan agar OPD yang serapannya masih rendah untuk segera memaksimalkan anggaran yang ada. . Langkah percepatan program kegiatan harus dilakukan, sehingga serapannya bisa maksimal hingga akhir tahun.

Sunaryanta meminta para OPD melakukan koordinasi pengendalian internal guna mengkaji kendala dalam pelaksanaan program. Kemudian memonitor dan mengevaluasi progres pelaksanaan program agar sesuai prosedur.

Berita Lainnya  Hingga Pertengahan Tahun, PAD Pariwisata Telah Tembus 10 Miliar

“Masih ada waktu hingga Desember 2022 untuk memaksimalkan serapan anggaran yang ada. Semoga semua OPD bisa menyesuaikan,” imbuh dia.

Berdasarkan data yang ada beberapa OPD yang serapannya tergolong rendah diantaranya, DPUPRKP yang baru teralisasi 55,70 persen dari anggaran 129,7 miliar, BKPPD baru teralisasi 40,05 persen dari anggaran sebesar 12,5 miliar. Kemudian DLH dari anggaran 17,2 miliar baru terserap 55,8 persen, Dinas Kesehatan dari anggaran 334,2 miliar baru terserap 62,95 persen, Kundha Kabudayaan dari anggaran 21 miliar baru teralisasi 65,3 persen. Selanjutnya Diskominfo dari anggaran 19 miliar baru terserap 62 persen, dan Dinas Pendidikan dari anggaran 654,9 miliar terserap 67,48 persen.

Berita Lainnya  Geram Bupati Lamban Realisasi Janji Politik, Golkar Ancam Inisiasi Interpelasi di DPRD Gunungkidul

Kepala DPUPRKP Gunungkidul, Irawan Jatmiko tidak menampik jika serapam anggaran di dinas yang ia naungi masih tergolong sangat rendah yaitu baru 55,70 persen. Berbagai faktor memang mempengaruhi rendahnya serapan ini, namun bukan berarti kegiatan fisik maupun non fisik yang direncanakan oleh DPUPRKP tidak jalan.

“Ada beberapa hal yang mempengaruhi, salah satunya adalah ada 20 paket pekerjaan yang pemborongnya belum melakukan pengajuan uang muka,” ujarnya.

Sedangkan beberapa proyek pengerjaan adapula yang telah selesai namun dari pihak kontraktor belum melakukan pengajuan pembayaran. Padahal jika seharusnya pembayaran telah memasuki termin akhir, namun ada beberapa pengerjaan yang baru ditermin pertama.

“Secara teknis masih diseputaran itu, jadi bukan secara keseluruhan soal kinerja kita namun memang ada proses yang belum dilalui,” jelas Irawan Jatmiko.

Berita Lainnya  Dua Tahun Vakum Lantaran Pandemi, Rasulan Mulai Boleh Digelar Tahun Ini

Pihak dinas sendiri akan lebih insentif melakukan koordinasi dengan para pemborong ini untuk segera melakukan tahapan pencairan anggaran. Ia pun optimis sisa waktu yang ada sebelum pergantian tahun, proyek pembangunan telah selesai dan serapan anggaran juga maksimal.

Sementara itu, Kepala DLH Gunungkidul, Harry Sukmono mengatakan adanua perubahan dalam sistem membuat penyesuaian juga harus dilakukan. Hal ini membuat pelaksanaan program jadi lambat.

“Sesuai instruksi bupati, pelaksanaan program akan dievaluasi dan kami pantau,” ujar Harry.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata6 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler