Connect with us

Pariwisata

Camping Syahdu di Pantai Kayu Arum

Diterbitkan

pada

Saptosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pesona alam Gunungkidul yang masih asri dan alami memang menjadi daya tarik tersendiri, terlebih di kawasan pantai selatan. Obyek wisata yang menyuguhkan kondisi ini menjadi daya pikat yang luar biasa bagi wisatawan yang masuk ke bumi handayani ini. Salah satu pantai yang menyuguhkan panorama eksotis semacam ini adalah Pantai Kayu Arum yang terletak di Desa Kanigoro, Kecamatan Saptosari. Di pantai ini, pengunjung bisa menikmati pasir putih nan bersih dan masih asrinya lingkungan yang memang menjadi keunggulan pantai ini.

Pekan ini pidjar-com-525357.hostingersite.com akan sedikit mengulas tentang pantai yang namanya masih sangat asing jika dibandingkan dengan Pantai Indrayanti, Kukup, Krakal atau bahkan Pantai Baron. Untuk sampai di pantai Kayu Arum pengunjung memang harus lebih ekstra dalam menempuh perjalanan. Dari pusat kota memakan waktu lebih dari 45 menit menggunakan kendaraan pribadi. Pengunjung bisa menuju arah pantai Baron kemudian mengambil jalur ke obyek wisata Baron Technopark.

Berita Lainnya  Obyek Wisata Masih Ditutup, Target Penerimaan Retribusi Wisata Dikurangi Hingga 33%

Untuk sampai ke pantai Kayu Arum jalanan yang dilalui sangatlah terjal. Selain itu, perjalanan untuk bisa sampai ke bibir pantai juga harus disambung dengan berjalan kaki. Pengunjung memang harus memarkirkan kendaraannya obyek wisata Baron Techopark. Saat tracking ini pengunjung disarankan menggunakan sandal atau sepatu yang benar-benar nyaman pasalnya medan yang dilalui adalah perbukitan dan pematang ladang milik warga sekitar.

“Sekitar 15 menit jalan kaki di medan yang sulit, disarankan sih pagi atau sore biar ndak panas pas jalan. Kalau musim hujan gini ya jalannya licin karena bebatuan bercampur tanah,” kata salah seorang pengunjung, Eka Utami, Sabtu (02/03/2019).

Pengunjung di Pantai Kayu Arum harus menempuh perjalanan dengan berjalan kaki untuk bisa sampai di bibir pantai

Meski perjalanan yang ditempuh agak jauh, namun pengunjung tidak perlu khawatir karena sepanjang jalan pemandangan yang disuguhkan begitu luar biasa indahnya. Berjalan di tengah-tengah bukit karang yang begitu tinggi, kearifan masyarakat pada setiap orang yang lewat juga cukup bagus. Tak sedikit memang mereka terhenti sejenak sembari menonton aktifitas petani dan berswafoto di ladang yang ada.

Mendekati bibir pantai kicau burung dan suara ombak yang datang sayup-sayup terdengar. Dari jarak beberapa meter pun ombak menari-nari begitu indah layaknya memanggil wisatawan untuk segera sampai di pantai dan bermain air. Sungguh pemandangan yang luar biasa tentunya.

Berita Lainnya  Turut Promosikan Gunungkidul Lewat Lagu, Masyarakat Usulkan Bangun Patung Didi Kempot di Gunung Api Nglanggeran

“Seger kalau di sana itu, belum ada banyak campur tangan masyarakat jadi lebih asri dan alami,” imbuh dia.

Panorama di Pantai Kayu Arum yang sangat eksotis

Pasir di pantai Kayu Arum masih sangat bersih dan putih. Dari ujung sampai ujung juga tidak ditemukan sampah berceceran karena kebersihan sangatlah dijaga oleh pengujung maupun masyarakat sekitar. Belum lagi jernihnya air sehingga pengunjung yang bermain bisa melihat biota di bawah yang ada.

Pantai ini seringkali dijadikan spot berlatih oleh Mapala dari berbagai universitas ternama dan perguruan tinggi. Tak jarang komunitas lain juga singgah ke pantai ini, karena ada banyak spot yang sangat menarik untuk dijajal oleh pengunjung. Mulai dari tracking menuju pantai, spot mancing di atas tebing hingga beberapa spot lainnya.

Berita Lainnya  Miliki Flying Fox Terpanjang se Asia Tenggara, Obyek Wisata di Gedangsari Ini Terbengkalai Tak Terawat

“Jadi favorit warga atau pemancing juga setau saya. Karena banyak tebing karang di sini. Oh iya pantainya diapit tebing, dan permukaannya tidak terlalu luas,” imbuh dia.

Tak hanya itu, pengunjung yang ke obyek wisata ini juga akan dihipnotis dengan indahnya panorama sunset maupun sunrise karena memang begitu indah. Di pinggiran pantai ini juga selalu berdiri tenda-tenda milik para pemuda yang sengaja menghabiskan liburan drngan camping bersama teman-temannya saat akhir pekan.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata3 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis1 bulan yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler