fbpx
Connect with us

Pariwisata

Investor Hotel Berbintang dan Wahana Wisata Buatan Urus Izin, Tahun Depan Diperkirakan Mulai Beroperasi

Published

on

Purwosari,(pidjar.com)–Kalurahan Girijati, Kapanewon Purwosari mulai menjadi incaran investasi kelas kakap besar. Dua investor tercatat sudah mengurus perizinan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Gunungkidul. Dalam beberapa waktu mendatang, diperkirakan hotel berbintang dan obyek wisata buatan raksasa dengan nilai investasi besar ini akan mulai dibangun.

Kepala DPMPT Gunungkidul, Irawan Jatmiko mengatakan, di Kalurahan Girijati akan dibangun hotel dan pusat rekreasi. Keduanya yakni Obellix Sea View dan Hotel Grand Mercure. Dua investor yang akan melakukan pembangunan sendiri saat ini tengah mengurus perizinan di Pemkab Gunungkidul.

“Untuk Hotel Grand Mercure rencananya akan dibangun di lahan seluas 3,5 hektare,” ucap Irawan, Senin (13/09/2021).

Ditambahkannya, pihak investor hotel berbintang sendiri sudah melakukan kajian Analisis Dampak Lingkungan. Sehingga saat ini sudah mulai melakukan izin pembangunan.

“Nilai investasi sendiri kita belum tahu berapa jumlahnya, namun kita perkirakan akan cukup besar. Untuk Persetujuan Bangunan Gedung sesuai dengan PP Nomor 06/2021 yang mulai diberlakukan 18 September mendatang, pajaknya ya sekitar Rp. 500 juta,” terang Irawan.

Sementara untuk Obellix Sea View sendiri sudah mengurus izin UPL UKL. Sama seperti Hotel Grand Mercure, dari investor juga sudah mulai mengurus izin pembangunan.

“Kemungkinan besar tahun depan keduanya sudah mulai beroperasi. Momentum pandemi ini justru memang banyak investor yang mulai masuk,” katanya.

Terpisah, Panewu Purwosari, Purwono menyambut positif adanya rencana pembangunan dua lokasi usaha jasa pariwisata di wilayahnya. Ia berharap nantinya dalam prosesnya, tenaga kerja lokal dapat terakomodir. Pun demikian manakala keduanya mulai beroperasi. Diharapkan pula dapat memberikan kesempatan kepada para tenaga kerja lokal Gunungkidul. Sehingga dengan demikian, investasi ini bisa lebih menggerakkan roda perekonomian masyarakat dan daerah.

“Tenaga lokal sesuai keahlianya mestinya bisa diserap, misalnya sesama pelamar kerja akan diprioritaskan yang memiliki KTP Purwosari atau Gunungkidul,” ucap Purwono.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler