fbpx
Connect with us

Uncategorized

Delapan Treatment untuk Menghilangkan Bekas Jerawat

Published

on

Jogja,(pidjar.com)–Bekas jerawat jelas lebih sulit untuk dihilangkan ketimbang jerawat itu sendiri. Hal ini bisa menyebabkan menjadi tidak percaya diri. Meskipun banyak perawatan bekas jerawat, sayangnya mereka tidak sepenuhnya menyembuhkan. Kabar buruknya lagi, asuransi kesehatan tidak akan menanggung biayanya. Namun, bukan treatment kecantikan untuk menghilangkan bekas jerawat jadi tidak ada gunanya. Jika dilakukan rutin, beberapa treatment atau perawatan kecantikan bisa meminimalkan penampilan bekas jerawat.

Melakukan tindakan khusus untuk mengatasi bekas jerawat adalah keputusan kamu sendiri, sehingga dokter tidak akan memaksa kamu. Banyak orang yang mau melakukan tindakan ini karena memang tindakan khusus yang bisa mengatasi bekas jerawat. Pastikan kamu memeriksakannya terlebih dahulu ke rumah sakit dan mendiskusikannya dengan dokter kulit sebelum melakukan tindakan apapun.  Nah, perawatan untuk menghilangkan bekas luka yang bisa dilakukan, antara lain:

Dermabrasi

Perawatan penghilang bekas luka ini efektif, dan menggunakan sikat berkecepatan tinggi atau instrumen lain untuk melapisi kembali kulit dan menghilangkan atau mengurangi kedalaman bekas luka. Kamu biasanya perlu beberapa hari untuk sembuh sesudah tindakan ini.

Mikrodermabrasi

Untuk jenis dermabrasi yang kurang intensif, ahli dermatologi menggunakan semprotan kristal yang kecil alih-alih sikat berkecepatan tinggi untuk menghilangkan kulit permukaan. Mungkin diperlukan lebih dari satu perawatan untuk bisa menghilangkan bekas jerawat secara menyeluruh.

Chemical Peels

Tindakan ini dapat mengurangi munculnya bekas jerawat yang dangkal dan hiperpigmentasi pasca-inflamasi di sekitar lesi jerawat yang sudah sembuh. Pengelupasan ini dapat dilakukan oleh dokter, perawat, praktisi perawat, atau ahli estetika spa dan melibatkan pengolesan bahan kimia pada kulit untuk menghilangkan lapisan luarnya. Kulit kemudian akan jadi lebih halus dan warnanya lebih rata. Kamu pun mungkin akan mengalami kemerahan dan pengelupasan selama beberapa hari sesudahnya.

Asam Retinoat

Jaringan parut tertentu tidak boleh diobati dengan perawatan penghilang bekas luka jerawat tradisional. Sebaliknya, krim asam retinoat yang dioleskan langsung ke bekas luka dapat membantu mengurangi penampilannya, terutama dalam kasus bekas luka keloid.

Laser

Dokter kulit dapat menggunakan laser untuk menghilangkan lapisan luar kulit, terutama kontur area bekas jerawat. Laser bisa dimanfaatkan untuk meringankan kemerahan di sekitar lesi jerawat yang sudah sembuh. Berbagai jenis laser digunakan, tergantung pada jenis bekas jerawat. Biasanya juga diperlukan lebih dari satu perawatan laser.

Fillers

Zat seperti kolagen, asam hialuronat, atau lemak dapat digunakan untuk “mengisi” jenis bekas jerawat tertentu, terutama yang telah mengakibatkan penampilan kulit yang cekung. Karena bahan pengisi pada akhirnya diserap ke dalam kulit, maka kamu harus mengulangi suntikan bahan pengisi ini. Biasanya setiap beberapa bulan, tergantung pada jenis produk yang digunakan.

Punch Excisions

Jenis operasi kulit ini akan menghilangkan bekas jerawat dengan mengiris secara individual, atau memotong bekas luka. Lubang yang ditinggalkan oleh sayatan dapat diperbaiki dengan jahitan atau cangkok kulit. Teknik ini sering digunakan untuk mengobati bekas jerawat yang berbintik-bintik.

Pencangkokan Kulit

Dengan pencangkokan kulit, dokter menggunakan sepotong kecil kulit normal untuk mengisi area kulit yang terluka. Cangkok kulit biasanya diambil dari kulit di belakang telinga. Teknik ini juga dapat digunakan ketika perawatan penghapusan bekas luka jerawat, seperti dermabrasi, meninggalkan lubang besar di kulit.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler