fbpx
Connect with us

Peristiwa

Diduga Selingkuh dan Ngemplang Uang Pajak, Dukuh Seneng Dituntut Mundur

Diterbitkan

pada

BDG

Wonosari,(pidjar.com)– Puluhan warga Padukuhan Seneng, Kalurahan Siraman, Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul melakukan aksi demo di Balai Kalurahan Siraman, Selasa (14/11/2023). Mereka menyerukan agar dukuh Seneng mundur dari jabatannya, hal tersebut karena masyatakat menduga Dukuh Seneng yaitu Supriyadi mengemplang uang pajak warga dan berselingkuh.

Aksi demo tadi pagi pun culup menyedot perhatian. Para warga ini melakukan konvoi berjalan dari balai padukuhan menuju balai kalurahan dengan membawa sejumlah spanduk yang bertuliskan tuntutan para warga. Sampai di Balai Kalurahan mereka kemudian menyerukan gejolak yang terjadi di masyarakat dan menyerukan tuntutan mereka.

Perwakilan warga, Nurkolis Suaidi mengatakan, ada beberapa hal yang mendasari warga sampai melakukan demo. Aksi ini merupakan puncak dari kegeraman warga, sampai pada akhirnya warga sepakat meminta paksa agar dukuh mengundurkan diri.

Berita Lainnya  Sabung Ayam Digerebek Polisi, Belasan Orang Sempat Diamankan

“(Supriyadi) diduga kuat menggelapkan dana Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) warga Seneng. Ada beberapa bukti yang kami miliki, germasuk bukti dari dinas yang menangani pajak,” ucap Nurkolis.

Selain itu, Dukuh diduga kuat memanipulasi upah tukang dan tenaga proyek pembangunan jembatan di dekat rumah sampah. Dimana pekerja tidak menerima haknya sesuai di bukti penerimaan. Dia dianggap tidak transparan dalam penggunaan dana kemasyarakatan untuk kepentingan bersama.

“Dukuh menerima iuran senilai Rp1,7 juta. Sementara pelaksanaan adat tradisi (Midang) memperoleh dana dari kalurahan sebesar Rp7 juta serta sumbangan dari pihak lain. Penggunaannya sama sekali tidak ada transparansinya,” terangnya.

Kemudian, Supriyadi yang sejak beberapa tahun lalu menjabat sebagi dukuh Seneng juga dianggap telah berulang kali melakukan tindakan tidak terpuji, yakni perselingkuhan.

Berita Lainnya  Warga Siyono Diciduk Paspampres Gara-gara Bentangkan Poster Tolak Tobang, Begini Kronologinya

“Pada 2012 silam di hadapan tokoh dan masyarakat pernah bersumpah dan menandatangani pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya (selingkuh). Pada saat itu, dia pernah minta diberi kesempatan 1 kali lagi untuk memperbaiki diri, kenyataannya bohong. Belum lama ini perselingkuhan terjadi lagi dan menimbulkan keributan di keluarga yang terlibat,” imbuh dia

Puncak dari kegeraman masyarakat Seneng pun akhirnya dituangkan dalam aksi demo ini. Mereka menuntut Supriyadi mudur dari jabatannya. Masyarakat juga meminta Lurah Siraman, Damiyo untuk mengambil kebijakan agar tuntutan warga dapat terpenuhi.

“Jika dia (Supriyadi) tidak bersedia mundur dalam waktu seminggu kedepan, kami (warga) akan kembali melakukan aksi serupa dengan jumlah massa yang lebih besar lagi,” tandas dia.

Berita Lainnya  Toko Burung Dibobol Pencuri, Murai Batu dan Cucak Ijo Puluhan Juta Raib

Sementara itu, Lurah Siraman, Damiyo mengatakan akan segera membentuk tim guna mengumpulkan data-data dan bukti yang disodorkan masyarakat. Pihaknya akan segeta memanggil Dukuh Seneng untuk dimintai klarifikasi berkaitan dengan polemik atau gejolak yang terjadi di masyarakatnya.

“Kami akan memanggil bersangkutan (Dukuh),” ujar Damiyo.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler