Peristiwa
Diduga Selingkuh dan Ngemplang Uang Pajak, Dukuh Seneng Dituntut Mundur
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Puluhan warga Padukuhan Seneng, Kalurahan Siraman, Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul melakukan aksi demo di Balai Kalurahan Siraman, Selasa (14/11/2023). Mereka menyerukan agar dukuh Seneng mundur dari jabatannya, hal tersebut karena masyatakat menduga Dukuh Seneng yaitu Supriyadi mengemplang uang pajak warga dan berselingkuh.
Aksi demo tadi pagi pun culup menyedot perhatian. Para warga ini melakukan konvoi berjalan dari balai padukuhan menuju balai kalurahan dengan membawa sejumlah spanduk yang bertuliskan tuntutan para warga. Sampai di Balai Kalurahan mereka kemudian menyerukan gejolak yang terjadi di masyarakat dan menyerukan tuntutan mereka.
Perwakilan warga, Nurkolis Suaidi mengatakan, ada beberapa hal yang mendasari warga sampai melakukan demo. Aksi ini merupakan puncak dari kegeraman warga, sampai pada akhirnya warga sepakat meminta paksa agar dukuh mengundurkan diri.
“(Supriyadi) diduga kuat menggelapkan dana Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) warga Seneng. Ada beberapa bukti yang kami miliki, germasuk bukti dari dinas yang menangani pajak,” ucap Nurkolis.
Selain itu, Dukuh diduga kuat memanipulasi upah tukang dan tenaga proyek pembangunan jembatan di dekat rumah sampah. Dimana pekerja tidak menerima haknya sesuai di bukti penerimaan. Dia dianggap tidak transparan dalam penggunaan dana kemasyarakatan untuk kepentingan bersama.
“Dukuh menerima iuran senilai Rp1,7 juta. Sementara pelaksanaan adat tradisi (Midang) memperoleh dana dari kalurahan sebesar Rp7 juta serta sumbangan dari pihak lain. Penggunaannya sama sekali tidak ada transparansinya,” terangnya.
Kemudian, Supriyadi yang sejak beberapa tahun lalu menjabat sebagi dukuh Seneng juga dianggap telah berulang kali melakukan tindakan tidak terpuji, yakni perselingkuhan.
“Pada 2012 silam di hadapan tokoh dan masyarakat pernah bersumpah dan menandatangani pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya (selingkuh). Pada saat itu, dia pernah minta diberi kesempatan 1 kali lagi untuk memperbaiki diri, kenyataannya bohong. Belum lama ini perselingkuhan terjadi lagi dan menimbulkan keributan di keluarga yang terlibat,” imbuh dia
Puncak dari kegeraman masyarakat Seneng pun akhirnya dituangkan dalam aksi demo ini. Mereka menuntut Supriyadi mudur dari jabatannya. Masyarakat juga meminta Lurah Siraman, Damiyo untuk mengambil kebijakan agar tuntutan warga dapat terpenuhi.
“Jika dia (Supriyadi) tidak bersedia mundur dalam waktu seminggu kedepan, kami (warga) akan kembali melakukan aksi serupa dengan jumlah massa yang lebih besar lagi,” tandas dia.
Sementara itu, Lurah Siraman, Damiyo mengatakan akan segera membentuk tim guna mengumpulkan data-data dan bukti yang disodorkan masyarakat. Pihaknya akan segeta memanggil Dukuh Seneng untuk dimintai klarifikasi berkaitan dengan polemik atau gejolak yang terjadi di masyarakatnya.
“Kami akan memanggil bersangkutan (Dukuh),” ujar Damiyo.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
