fbpx
Connect with us

Politik

Disebut Ilegal, NasDem Gunungkidul Turunkan Belasan Spanduk Berisi Dukungan Pada Sunaryanta

Diterbitkan

pada tanggal

Wonosari,(pidjar.com)–Terpasangnya sejumlah spanduk yang menyatakan dukungan terhadap Sunaryanta sebagai calon Bupati Gunungkidul membuat gerah jajaran DPD Partai NasDem Gunungkidul. Sejak Rabu (12/08/2020) pagi lalu, spanduk ini memang terpantau terpasang di sejumlah titik di Gunungkidul. Tak berselang lama, DPD Partai NasDem Gunungkidul menugaskan sayap partainya, Garda Pemuda NasDem Gunungkidul untuk mencopot belasan banner yang terpasang. Pencopotan ini sendiri juga sekaligus menegaskan bahwa isi dari banner yang menyatakan mendukung Sunaryanta adalah tidak benar.

Ketua Garda Pemuda NasDem Gunungkidul, Ismail Ishom menuturkan, pihaknya mendapatkan perintah untuk mencopot belasan banner berlogo Partai NasDem yang tersebar di sejumlah kapanewon di Gunungkidul. Dalam aksi tersebut, pihaknya menerjunkan sejumlah anggota untuk melakukan pembersihan.

“Yang terpantau dan sudah kami langsung copot ada di Patuk, Playen, Gading, Ponjong, Karangmojo, Paliyan dan Saptosari. Untuk yang daerah selatan kita meminta bantuan pengurus DPC untuk membantu menurunkan banner-banner itu,” ucap Ishom, Kamis (13/08/2020).

Ia mengatakan, banner tersebut terpantau mulai muncul sejak dua hari lalu. Namun begitu, menurutnya pemasangan itu bukan dari perintah partai.

“Tidak ada dari partai memasang spanduk itu. Kita tidak tahu siapa yang memasang dan apa motivasinya,” tandas dia.

Sementara itu, Ketua DPD NasDem Gunungkidul, Suparjo mengaku tak habis pikir dengan adanya pemasangan banner itu. Dirinya tidak mau menuduh pihak manapun berkaitan dengan hal ini. Ia menyebut bahwa pemasangan spanduk ini adalah manuver politik menjelang Pilkada. Ia menegaskan bahwa spanduk yang terpasang ini tidak terkait dengan DPD Partai NasDem Gunungkidul.

“Saya hanya menyayangkan siapa pun yang pasang ini milik kami mbok kalau pasang pasang harus ada koordinasi. Saya tidak dalam posisi menuduh siapapun mungkin dari kader kami atau dari luar kader yang pakai logo simbol NasDem,” kata Suparjo.

Suparjo menegaskan bahwa dari Partai khususnya DPD tidak mengetahui pemasangan banner tersebut. Menurutnya, pemasangan banner itu tidak mempunyai dasar, sebab sampai saat ini belum ada rekomendasi resmi terkait arah dukungan ke calon bupati.

“Saya sayangkan kok ada nama seseorang di sana dari pihak NasDem saya nyatakan seratus persen tidak memasang itu dan tidak ada dasarnya saya pasang.NasDem akan memasang calon calon Pilkada kalau sudah ada rekomendasi dari partai. Sampai hari ini rekom partai NasDem ke siapa belum ada yang tahu,” jelas dia.

Dirinya juga menghimbau kepada seluruh kader dan simpatisan NasDem agar kejadian yang memalukan ini terjadi lagi. Terlebih dilakukan dengan simbol NasDem sebelum nantinya ada koordinasi setelah turunnya rekomendasi.

“Soal penurunan kami lakukan lewat Garda Pemuda NasDem, kalau ada yang merasa kehilangan silakan untuk ke Kantor DPD Partai NasDem Gunungkidul dan bisa mengambilnya,” pungkas dia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler