Pemerintahan
Dukung Tim Satgas Dana Desa Terjun ke Gunungkidul, Wakil Bupati Harapkan Jadi Shock Therapy
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Turunnya tim Satgas Dana Desa dari Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) untuk mengaudit penggunaan dana desa di dua desa yang bermasalah disambut baik oleh Wakil Bupati Immawan Wahyudi. Immawan menginginkan agar ke depan, adanya hal ini bisa dijadikan sebagai pelajaran bagi pemerintah desa lainnya untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan dana desa. Sebagaimana diketahui, Tim Satgas Dana Desa Kemendes PDTT sejak Selasa (12/12/2017) kemarin melakukan pemeriksaan di Desa Song Banyu, Kecamatan Girisubo dan Desa Getas, Kecamatan Playen.
“Kita harapkan ini bisa menjadi shock therapy sekaligus pembelajaran demi kebaikan bersama,” papar Immawan, Selasa kemarin.
Meski begitu, Immawan mengungkapkan bahwa kedatangan Tim Satgas Dana Desa Kemendes PDTT saat ini baru dalam tahap melakukan klarifikasi atas masuknya laporan penyimpangan yang terjadi dalam penggunaan dana desa di kedua desa tersebut. Ia meminta semua pihak untuk tidak berpikiran negatif terlebih dahulu dan menunggu hasil pemeriksaan.
“Kalau dalam Islam, istilahnya tabayun dulu. Nanti hasil pemeriksaan akan diumumkan pada Jumat (15/12/2017) mendatang dalam reportasi dari tim Satgas kepada Pemerintah Kabupaten,” ucap dia.
Pemerintah Kabupaten Gunungkidul sendiri menurut Immawan telah mempersiapkan segala kemungkinan terkait dengan hasil dari audit tim satgas. Termasuk jika nantinya tim menemukan adanya pelanggaran, baik adanya pelanggaran administratif maupun pelanggaran yang mengarah ke unsur pidana, dalam hal ini terkait korupsi dana desa. Jika nantinya penyimpangan hanya bersifat administratif, pemerintah kabupaten berjanji akan memberikan sanksi sekaligus juga pendampingan terhadap dua desa tersebut. Namun jika ada penyimpangan berupa pidana, Immawan mendorong untuk dilakukan penegakan hukum secara tegas.

“Akan tetapi kami (Pemerintah Kabupaten Gunungkidul) juga akan memberikan pendampingan hukum atau advokasi , karena bagaimanapun juga, Pemerintah Desa merupakan aparat Pemerintah Kabupaten,” imbuh dia.
Kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, politisi PAN ini menambahkan bahwa dana desa merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap akselerasi pembangunan di tingkat desa. Dengan penggunaan yang optimal, dana desa tersebut diharapkan bisa berguna bagi kemajuan desa sekaligus juga memberikan kesejahteraan bagi masyarakatnya. Untuk di Gunungkidul sendiri, Immawan menilai bahwa penggunaan dana desa sebagian besar sudah berjalan cukup baik.
“Agar pembangunan bisa berjalan lancar dan berdampak baik, tertib penggunaan anggaran desa harus dilakukan secara maksimal,” pungkasnya.
-
Pemerintahan3 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized4 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Peristiwa4 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa4 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized4 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized2 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized2 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized2 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized2 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized3 minggu yang laluTNI Bangun 9 Jembatan Garuda di Gunungkidul, Hubungkan Kawasan Terpencil
-
Uncategorized2 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
