Connect with us

Info Ringan

Enam Manfaat Sekoteng Bagi Tubuh

Diterbitkan

pada

Jogja,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Minuman asli dari Jawa Tengah dengan rasa jahe yang khas dan umumnya dihidangkan dalam kondisi masih panas. Untuk bahan lain yang umumnya dicampurkan ke dalam sekoteng seperti, kacang tanah, kacang hijau, potongan roti, dan pacar cina. Umumnya, sekoteng ini dihidangkan pada malam hari. Selain itu, biasanya sekoteng dijual keliling dengan cara menggunakan gerobak pikul. Satu sisinya untuk tempat panci air jahe beserta dengan kompornya dan satu sisi yang lain adalah tempat untuk bahan campuran serta tempat untuk mempersiapkan wedang sekoteng ini.

Dikarenakan jahe menjadi bahan utama dari sekoteng, maka minuman ini dikenal memiliki khasiat terutama untuk kesehatan tubuh. Alasannya adalah jahe ini memiliki senyawa kimia yang bisa menimbulkan efek positif pada lambung dan juga usus. Bahkan tidak hanya itu saja, senyawa yang terkandung pada jahe juga dikenal memiliki kemampuan untuk meredam rasa mual dengan cara memberikan efek di otak dan juga sistem saraf. Khasiat lain yang di hasilkan dari jenis rempah rempah ini adalah mampu mengurangi resiko stroke. Ramuan jahe tersebut sangat di percaya bagian apotek hidup keluarga menjadi penangkal penyakit stroke. Sekoteng yang memiliki komposisi dari seduhan wedang jahe memiliki khasiat luar biasa. Salah satunya dapat menurunkan kolestrol tubuh. Sangat baik di konsumsi para orang tua. Apalagi bisa menetralkan seusai anda memakan tempe goring, pisang goreng, dan sebagainya. Berikut ini merupakan enam kondisi yang efektif ketika diatasi dengan meminum sekoteng.

Berita Lainnya  Lima Fakta tentang Tanaman Hias Sirih Gading

Pusing

Jahe yang terkandung di dalam sekoteng ini dipercaya memiliki kemampuan untuk meringankan pusing dengan cara merangsang aliran darah menuju otak. Selain itu, juga bisa meringankan mual.

Nyeri Menstruasi

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa jahe memiliki khasiat mengurangi gejala nyeri saat menstruasi. Bahkan khasiat jahe ini bisa disamakan dengan obat seperti ibuprofen dan juga asam mefenamat.

Mencegah Morning Sickness

Sebenarnya morning sickness yang sering terjadi di awal masa kehamilan bisa diminimalisir dengan cera minum sekoteng. Hal ini disebabkan jahe ternyata juga berkhasiat bisa meminimalisir morning sickness.
Namun perlu Anda ingat, pada saat hamil tidak boleh sembarangan meminum obat-obatan tradisional seperti jehe. Untuk itulah sebelumnya disarankan untuk konsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum Anda meminum sekoteng.

Berita Lainnya  Enam Olahan Mie dari Berbagai Negara

Mencegah Osteoporosis

Banyak hasil penelitian yang menyebutkan jika rasa sakit yang diakibatkan oleh kondisi seperti ini bisa diatasi dengan cara mengkonsumsi ekstrak jahe. Dan ekstrak jahe ini akan lebih nikmat lagi jika dijadikan minuman sekoteng. Senyawa kimia yang ada pada jahe ini dipercaya memiliki kemampuan untuk mengurangi zat kimia yang dapat memicu peradangan sendi dan juga dapat merangsang tubuh untuk memproduksi asam salisilat, yaitu zat yang dapat meringankan rasa sakit dan juga ketidaknyamanan.

Mual dan Muntah Paska Operasi

Mengkonsumsi jahe sebelum operasi juga diyakini dapat mengurangi rasa mual dan juga muntah setelah operasi.

Mengurangi Pusing dan Sakit Kepala

Khasiat  ini datang dari rasa jahe yang menghangatkan itu. Sebab rempah rempah jenis ini memang terkenal sebagai penyembuh sakit kepala yang ulung. Maka anda di anjurkan untuk meminumnya. Selain itu juga terdapat serai yang bermanfaat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Jadi ketika anda sakit, bisa segera di obati dan di tingkatkan sistem kekebalan tubuhnya.

Berita Lainnya  Gagalnya APBDP 2018 Berbuntut Panas, Sekda dan Ketua DPRD Dituntut Mundur Karena Dituding Tak Becus Kerja

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata4 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata6 hari yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis2 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler