Connect with us

Pemerintahan

Gerah Banyak Lahan Sultan Ground Diperjual Belikan dan Disalahgunakan, DPRD DIY Bentuk Pansus

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Adanya aduan di lapangan terkait banyaknya oknum yang memanfaatkan tanah Sultan Ground (SG) tidak sesuai dengan peruntukannya membuat DPRD DIY membentuk Panitia Khusus (Pansus). Nantinya pansus ini akan menelusuri pelanggaran-pelanggaran yang terjadi terhadap lahan-lahan SG tersebut. Tim ini diproyeksikan akan mulai bekerja Senin (02/03/2018) mendatang.

Anggota Komisi A DPRD DIY Slamet S.Pd, MM mengatakan, berdasarkan pengamatan di lapangan, saat ini ditengarai banyak pemanfaatan tanah SG yang tidak sesuai peruntukan termasuk juga lahan-lahan SG di Gunungkidul. Penyalahgunaan tersebut antara lain diperjualbelikan, menjadi sengketa, dan lain sebagainya.

"Di lapangan diduga sudah banyak orang-orang yang memperjual-belikan dan mengkavling tanah-tanah Sultan Ground (SG)," tuturnya, Jumat (30/03/2018) petang.

Berita Lainnya  Marak Razia, Satpol PP Klaim Tak Banyak Lagi Pengedar Miras Beroperasi

Kabupaten Gunungkidul menjadi wilayah yang terbanyak masuknya laporan dugaan penyalahgunaan lahan SG. Setelah Gunungkidulm berturut-turut di Kabupaten Sleman, Bantul, dan Kota Yogyakarta. Nantinya, Pansus akan melakukan kunjungan lapangan terkait implentasi Perdais No 1 tahun 2017 dan Pergub No 33 tahun 2018.

"Anggota Pansus akan terjun langsung ke lapangan untuk mengecek apakah pelanggaran yang terjadi benar adanya atau tidak," tutur Slamet.

Adapun nantinya hal yang akan dipantau oleh Pansus tersebut yakni meliputi lima tahapan. Antara lain inventarisasi, identifikasi, verifikasi, pemetaan serta pendaftaran. Selain itu juga dipantau berapa jumlah sertifikat yang telah berhasil diterbitkan.

"Nanti hari Senin kami mulai bertugas sekaligus memperkenalkan pada publik," jelasnya.

Berita Lainnya  Tak Hanya Atasi Kebakaran, Pemadam Kebakaran Kini Juga Tangani Penyelamatan Hewan

Slamet menambahkan, ia meminta kepada seluruh masyarakat yang memiliki permasalahan terkait lahan SG bisa langsung melapor kepada Pansus SG DPRD DIY. Ia menjanjikan, sekecil apapun laporan yang masuk, akan mendapatkan tindak lanjut dari pihaknya.

“Atau kalau dari Gunungkidul bisa juga langsung kepada saya,” tutup dia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata7 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler