Connect with us

Sosial

Jejak Gunungkidul Sebagai Lokasi Syuting, Dari Film Terlaris Hingga Hollywood

Diterbitkan

pada

Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kabupaten Gunungkidul tak hanya kaya akan potensi panorama keindahan alamnya kawasan pantainya saja. Namun juga suasana ataupun kondisi pedesaan yang masih asri yang masih banyak terdapat di bumi handayani.

Booming film KKN di Desa Penari yang sempat mengambil lokasi shooting di Gunungkidul, secara tidak langsung juga mengangkat nama Gunungkidul. Asrinya kawasan pedesaan di Gunungkidul sendiri membawa potensi yang cukup besar bagi daerah untuk kemudian dijadikan lokasi-lokasi pembuatan film. Hingga saat ini, tak hanya film-film nasional saja yang mengambil gambar di bumi handayani, namun juga sempat ada film hollywood yang mengambil salah satu scenenya di Gunungkidul.

Secara umum, gambaran latar pedesaan yang pelosok dan rumah-rumah dengan gaya pedesaan memang masih banyak dijumpai di Gunungkidul. Hutan jati, jalan menuju perkampungan yang terjal, serta lokasi perkampungan dengan nuansa sepi sering ditemui.

Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Mohammad Arif Aldian, mengatakan promosi desa ataupun desa wisata melalui media perfilman menjadi langkah yang menarik untuk dipertimbangkan. Menurutnya, Kabupaten Gunungkidul cocok sebagai latar tempat pengambilan gambar film dengan berbagai genre.

Berita Lainnya  Pohon Tumbang di Sejumlah Titik, Rumah 5 Warga Jadi Korban

“Banyak tempat-tempat di Gunungkidul yang berpotensi dalam pembuatan film sesuai dengan tema atau judul film. Beberapa tempat sebelumnya juga sudah menjadi lokasi pembuatan film,” ucap Arif, Sabtu (21/05/2022).

Salah satu lokasi wisata yang pernah dijadikan latar pembuatan film ialah Air Terjun Sri Gethuk yang terletak di Kalurahan Bleberan, Kapanewon Playen. Beberapa tahun lalu Air Terjun Sri Gethuk dijadikan latar syuting film Hollywood yang berjudul Beyond Skyline.

Arif menyampaikan, bekerja sama dengan produsen film untuk mempromosikan desa atau desa wisata di Gunungkidul menjadi metode yang bisa dipertimbangkan. Namun langkah tersebut belum dapat terlaksana pada tahun ini lantaran terkendala anggaran.

“Nanti kita lihat peluangnya, kalau tahun ini Dinas belum ada anggaran untuk itu,” urainya.

Boomingnya film KKN di Desa Penari yang bahkan sampai menyedot lebih dari 7 juta penonton di bioskop-bioskop seluruh Indonesia sendiri bisa menjadi tonggak moncernya kawasan Gunungkidul sebagai lokasi shooting. Film KKN Desa Penari sendiri meski kisahnya berasal dari Jawa Timur, namun memang lokasi yang digunakan untuk syuting film tersebut berada di beberapa wilayah di DIY, masing-masing di kabupaten Gunungkidul, Bantul, dan Sleman. Salah satu lokasi yang ada di Gunungkidul yaitu Padukuhan Ngluweng, Kalurahan Ngleri, Kapanewon Playen. Dusun tersebut menjadi salah satu tempat yang digunakan sebagai lokasi syuting dalam beberapa adegan di film tersebut.

Berita Lainnya  Dugaan Aliran Dana ke Inspektorat dari Pemkal Getas, Gunungkidul Coruption Watch Ancam Lapor ke KPK

Dukuh Ngluweng, Istri Rahayu mengatakan, syuting film KKN di Desa Penari sendiri dilaksanakan pada 2019 yang lalu. Di mana crew dan para artis pemeran dalam film tersebut tinggal selama beberapa waktu di desa tersebut untuk menyelesaikan proses syutingnya.

“Kendalanya itu hujan, jadinya syuting molor sampai 1 bulan. Katanya kalau ndak hujan bisa selesai 5 hari atau seminggu,” kata Istri Rahayu.

Istri pun juga tidak mengetahui mengapa wilayahnya yang dipilih menjadi lokasi syuting film KKN Desa Penari. Hanya saja sebelumnya, rekannya sempat survei ke lokasi yang dijadikan tempat syuting film tersebut. Setelah meminta ijin kepada pihak pemerintah Kalurahan dan ijin pun diberikan, syuting langsung dilaksanakan. Ratusan orang baik crew ataupun pemeran datang ke lokasi syuting film tersebut dengan membawa peralatan lengkap yang digunakan untuk keperluan syuting. Tiga rumah warga termasuk rumahnya sendiri sempat dijadikan basecamp selama syuting berlangsung.

Berita Lainnya  Ditetapkan Sebagai Kawasan Bebas PKL, Sat Pol PP Sisir Pedagang di Jalan Perintis

“Waktu syuting itu warga sedang sibuk-sibuknya, barengan dengan musim tanam karena waktu itu musim hujan. Terus banyak hajatan juga, pokoknya komplit sibuknya,” ungkapnya.

Istri mengungkapkan, dalam syuting tersebut, ada 4 rumah warga digunakan sebagai lokasi syuting film KKN Desa Penari. Adapun 4 rumah warga tersebut masing-masing milik Ngadinah, Ngatimin, Marsono, dan Ngadiyo. Namun rumah milik Ngadiyo yang menjadi rumah utama yang digunakan dalam film tersebut. Rumah Ngadinah digunakan sebagai lokasi Pak Prabu menyambut KKN dan menjadi basecamp KKN perempuan. Sedangkan rumah Ngatimin digunakan untuk lokasi basecamp KKN laki-laki.

“Kalau rumah Pak Marsono sendiri untuk adegan yang minum kopi pahit tapi terasa manis itu,” jelasnya.

Adapun rumah Ngadiyo dijadikan sentra utama karena banyak adegan utama yang dilakukan di lokasi tersebut. Seperti saat adegan di mana ada warga mengintip Widya namun yang terlihat malah ular besar. Tempat Bayu melemparkan kepala monyet juga dilakukan di lokasi rumah tersebut. Kemudian juga sebagai tempat saat adegan Bima dan Ayu terbujur kaku meninggal dunia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata4 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis2 bulan yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler