Uncategorized
Jelang Keberangkatan, Seorang Calon Jamaah Haji Asal Wonosari Meninggal
Wonosari,(pidjar.com)– Seorang calon jemaah haji asal Kalurahan Kepek, Kapanewon Wonosari meninggal dunia 2 minggu sebelum keberangkatannya ke tanah suci. Dengan begitu, jemaah cadangan saat ini tengah berproses untuk menggantikan kekosongan kursi calon haji 2026.
Kepala Kantor Kementerian Haji Gunungkidul, Taufik Ahmad Soleh mengungkapkan Sabtu, 18 April 2026 kemarin pihaknya mendapatkan kabar bahwa ada seorang jemaah haji yang meninggal. Adalah Sarjana (63) warga Kalurahan Kepek, Kapanewon Wonosari yang meninggal dunia.
Sebelumnya, yang bersangkutan telah menjalani serangkaian pemeriksaan dari tim medis dan memang layak terbang. Namun kemudian menjelang keberangkatan ini yang bersangkutan meninggal dunia.
Dengan adanya kekosongan kursi jemaah haji ini, dari Kantor Kementerian Haji Gunungkidul kemudian berporses sebagaimana prosedru yang berlaku. Pengusulan jemaah cadangan yang sudah menyelesaikan dokumen administrasi.
“Akan digantikan dengan jemaah cadangan kebetulan di Gunungkidul masih tersedia 2 jemaah cadangan yang siap menggantikan jemaah yang terkendala keberangkatanya,” kata Taufik Ahmad Soleh.

Saat ini visa jemaah prnggantk telah diusulkan dan sedang diproses oleh panitia penyelenggara ibadah haji di Embarkasi YIA.
Lebih lanjut ia mengatakan, kursi jemaah haji yang meninggal dunia dan telah menyelesaikan pembayaran maka dapat dilimpahkan ke ahli waris maupun dilakukan pembatalan. Jika dilakukan pembatalan mala uang setoran awal dan pelunasan akan kembali ke rekening jemaah tersebut.
“Bisa juga dilimpahkan ke ahli waris maka otomatis nomor porsi jemaah tersebut belum terpakai dan akan muncul nomor porsi tahun berikutnya untuk atas nama penerima limpahan,” tandasnya.
Sebagaimana diketahui, calon jamaah haji Kabupaten Gunungkidul tergabung dalam kloter 10 YIA dengan jumlah jamaah 352 orang ditambah PPIH sebanyak 8 orang. Maka yang akan berangkat sebanyak 360 jemaah.
Data pemberangkatan jemaah haji tahun ini jemaah termuda berusia 17 tahun atas nama Mutiara Ashlihati Faizatussabila dan jemaah tertua berusia 85 tahun atas nama Kartinem Karso Pawiro.
Calon jemaah haji dari Gunungkidul akan diberangkatkan dari YIA Kulon Progo ada tanggal 3 Mei 2026 mendatang.
-
Kriminal3 minggu yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Peristiwa2 minggu yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial2 minggu yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Uncategorized1 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Peristiwa4 minggu yang laluLaka Maut Dinihari, Pemotor Tewas Dihantam Pick Up
-
Pemerintahan2 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized3 minggu yang laluHeboh Bola Api Berekor Panjang Melintas di Langit Gunungkidul, Warga Kaitkan dengan Pulung Gantung Jelang Bulan Suro
-
Peristiwa4 minggu yang laluPeriode Maut Jalanan Gunungkidul, Ratusan Kecelakaan Puluhan Korban Meninggal Dunia
-
Peristiwa3 minggu yang laluDalam Posisi Terduduk, Lansia 81 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Belakang Rumah
-
Peristiwa1 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Uncategorized3 minggu yang laluCetak Sejarah di Moto3, Veda Dapat Hadiah Mobil Impian Dari Konglomerat
-
Peristiwa2 minggu yang laluDiserempet Pemotor Tak Dikenal di Baleharjo, Pemotor Wanita Luka Parah Terjun ke Tegalan
