Sosial
Kalijawi Disetujui Pemerintah Realisasikan Perumahan Gotong Royong Berbasis Koperasi, Kampung Notoyudan Akan Jadi Percontohan
Jogja, (pidjar.com) – Pemerintah dalam hal ini Kementerian Koperasi dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman menyetujui inisiasi yang digagas oleh Paguyuban Kalijawi Yogyakarta untuk merealisasikan konsep penataan kampung di Kota Yogyakarta.
Kampung Notoyudan menjadi salah satu dari dua lokasi proyek percontohan nasional dalam skema perumahan gotong royong berbasis koperasi.
Ketua Koperasi Kalijawi, Ainun Murwani mengatakan, dua lokasi proyek percontohan itu yakni Blok Eceng di Jakarta dan Kalijawi di Notoyudan Yogyakarta.
“Harapannya, program ini juga direalisasikan dan direplikasi di lokasi lain,” katanya dalam Festival Pamer Kampung di Plaza Pasar Ngasem, Yogyakarta, Minggu (13/7/2025).

Dijelaskan Ainun, pengadaan lahan untuk perumahan gotong royong ini dilakukan melalui skema koperasi dengan pendanaan dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB).
“Ada tiga model usulan kami, yakni tanah beli, tanah hibah dan tanah Sultan Ground yang dikelola koperasi secara komunal. Tujuannya agar tidak jatuh ke tangan perorangan,” jelas Ainun.
Ainun menyebut, saat ini di Kampung Notoyudan ada 60 KK dan 50 KK diantaranya telah menyatakan komitmen mulai menabung untuk bergabung dalam proyek tersebut.
“Kampung kota adalah bagian penting dari wajah kota dan harus kita jaga bersama. Kampung siap menata,” ungkapnya.
Sementara Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI, Fahri Hamzah, menyambut baik inisiatif Kalijawi dan mendorong percepatan realisasi.
“Program Presiden untuk 3 juta rumah harus melibatkan masyarakat, bukan hanya pengembang besar. Melalui koperasi, masyarakat bisa mengelola mulai dari pengadaan tanah, pembangunan, hingga pengelolaan kawasan,” lanjutnya.
Menurut Fahri, pembangunan perumahan berbasis koperasi ini sebagai pendekatan baru dan solutif yang didukung dana bergulir dan pelatihan SDM koperasi oleh kementerian.
“Tahun depan tersedia Rp 47 triliun untuk renovasi rumah. Kita dorong koperasi di seluruh Indonesia bisa menyerapnya secara maksimal,” katanya.
Wakil Menteri Koperasi, Ferry Juliantono menambahkan, koperasi dapat menjadi solusi konkret atas persoalan kemiskinan dan ketimpangan. Oleh karena itu, koperasi harus hadir untuk kebutuhan pemenuhan papan.
“Koperasi harus hadir tidak hanya untuk pangan dan sandang, tetapi juga untuk papan. Itu sesuai dengan semangat membangun 80 ribu koperasi tingkat desa/kelurahan di seluruh Indonesia,” imbuhnya.
Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo juga menyatakan dukungannya. Ia menyebut Kalijawi sebagai simbol gotong royong warga dalam menghadirkan hunian layak.
“Rumah-rumah di Kali Code itu sudah banyak yang direhab secara swadaya. Kami siap mendukung program ini melalui sinergi koperasi dan sektor riil,” ujarnya.
Dalam acara tersebut, Kementerian Koperasi dan Kementerian PKP menyepakati dan menandatangani MoU penanganan sektor permukiman secara kooperatif, termasuk skema kepemilikan tanah secara kolektif.(Ken).
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 hari yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized3 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized2 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
