Uncategorized
Kenaikan Harga BBM Tekan Operasional Bus Sekolah Gratis, Dishub Gunungkidul Kurangi Layanan Penjemputan
Wonosari,(pidjar.com)– Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi yang terjadi dua kali dalam kurun April hingga Mei 2026 mulai berdampak pada keberlangsungan layanan bus sekolah gratis milik Pemerintah Kabupaten Gunungkidul. Layanan penjemputan terpaksa dikurangi agar program transportasi bagi pelajar tersebut tetap berjalan.
Kepala Bidang Angkutan dan Terminal Dishub Gunungkidul, Sigit Wijayanto, mengatakan seluruh armada bus sekolah yang beroperasi saat ini menggunakan BBM non-subsidi jenis Pertamina Dex. Terdapat tujuh armada yang setiap hari melayani antar-jemput pelajar dari sejumlah kapanewon menuju Kota Wonosari.
Menurutnya, kenaikan harga BBM yang terjadi pada April 2026 mendorong Dishub melakukan evaluasi ulang terhadap kemampuan anggaran operasional. Dari hasil penghitungan, anggaran yang tersedia semula hanya diperkirakan mampu mencukupi layanan hingga akhir Juni 2026.
Setelah kembali terjadi penyesuaian harga BBM pada 4 Mei 2026, Dishub mengambil langkah efisiensi dengan menghentikan sementara layanan penjemputan pulang sekolah.
“Mulai 4 Mei layanan hanya difokuskan untuk pemberangkatan siswa ke sekolah pada pagi hari, sedangkan layanan penjemputan pulang sekolah sementara tidak dilakukan, kecuali pada rute Semin–Wonosari,” ujar Sigit.

Rute yang terdampak kebijakan tersebut meliputi Ponjong–Wonosari, Semanu–Wonosari, Sokoliman–Wonosari, Tanjungsari–Wonosari, Gedangsari–Wonosari, serta Nglipar–Wonosari. Adapun rute Semin–Wonosari masih dapat melayani perjalanan pergi-pulang karena lokasi garasi bus berada di wilayah Semin sehingga biaya operasional relatif lebih efisien.
Dijelaskan, total anggaran operasional bus sekolah mencapai Rp392 juta per tahun, yang dialokasikan untuk kebutuhan bahan bakar, perawatan kendaraan, serta pembayaran pajak. Dalam kondisi normal, satu armada menghabiskan rata-rata 25 liter BBM per hari untuk melayani perjalanan berangkat dan pulang, terutama karena jangkauan layanan yang cukup jauh menuju pusat kota.
“Dari sebelumnya harga Pertamina Dex kisaran belasan ribu sekarang menjadi Rp 26.900 per liter. Tentu beban anggaran bertambah semakin besar maka dari itu kami hanya bisa melayani penjemputan pagi hari (berangkat sekolah) saja, untuk pulangnya para siswa dijemput orang tua masing-masing,” tambah dia.
Dengan skema pengurangan layanan yang kini diterapkan, Dishub memperkirakan anggaran yang tersedia dapat diperpanjang hingga Juli 2026.
Sigit menambahkan, pihaknya telah melakukan komunikasi dengan para wali murid terkait penyesuaian layanan tersebut. Berdasarkan respons yang diterima, mayoritas orang tua dapat memahami kondisi yang terjadi akibat meningkatnya biaya operasional.
“Para wali murid memaklumi pengurangan operasional ini akibat harga BBM yang mengalami kenaikan ini,” sambungnya.
Dishub Gunungkidul juga telah melaporkan situasi ini kepada pimpinan daerah sebagai bahan pertimbangan kebijakan, termasuk kemungkinan penambahan anggaran operasional maupun opsi penggunaan BBM subsidi agar program bus sekolah gratis tetap dapat berjalan secara berkelanjutan.
“Kami sudah usulkan namun demikian kedepannya seperti apa masih menunggu arahan pimpinan,” tutupnya.
-
Info Ringan4 minggu yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan3 minggu yang laluResep Soto Tangkar
-
Kriminal1 minggu yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Peristiwa5 hari yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial4 hari yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Peristiwa3 minggu yang laluLaka Maut Dinihari, Pemotor Tewas Dihantam Pick Up
-
Uncategorized2 minggu yang laluHeboh Bola Api Berekor Panjang Melintas di Langit Gunungkidul, Warga Kaitkan dengan Pulung Gantung Jelang Bulan Suro
-
Pemerintahan19 jam yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Pemerintahan3 minggu yang laluPrihatinnya Kalangan Dewan, Pelaku Bunuh Diri Mulai Merambah Remaja Hingga Anak
-
Peristiwa3 minggu yang laluPeriode Maut Jalanan Gunungkidul, Ratusan Kecelakaan Puluhan Korban Meninggal Dunia
-
Uncategorized3 minggu yang laluKecelakaan Beruntun di Baleharjo Gunungkidul, Pengendara Vixion Meninggal Dunia
