Sosial
Kesetaraan Gender di Zaman Modern, Wanita Tak Boleh Kalah Dari Kaum Laki-laki Pada Semua Bidang
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kesetaraan gender atau juga bisa disebut keadilan gender, merupakan sebuah pandangan yang menerima perlakuan bagi semua kalangan, baik laki-laki maupun perempuan. Kesetaraan berarti pula tidak ada diskriminasi atau tindakan yang memandang
berdasarkan jenis kelamin atau identitas gender.
Hal itu tentu menjadi perhatian besar pemerintah pusat maupun daerah. Berbagai cara dilakukan supaya tidak terjadi lagi ketimpangan gender di kalangan masyarakat. Dari level nasional, telah dibentuk lembaga kementerian yang khusus menangani persoalan perempuan dan anak. Begitupun di tingkat provinsi hingga kabupaten.
Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3KBPMD) Gunungkidul, Rumi Hayati mengatakan, kesetaraan gender harus ditegakkan di zaman modern saat
ini. Pihaknya terus membuat langkah inovasi agar perempuan tak lagi dipandang sebelah mata.

“Kesetaraan gender harus dilakukan dengan meningkatkan kapasitas dan kapabilitas perempuan supaya lebih baik lagi,” tuturnya, Sabtu (28/04/2018).
Sejauh apa yang telah dilihatnya saat ini, peran perempuan di Kabupaten Gunungkidul sudah lebih baik. Terkait diskriminasi, menurutnya, kembali kepada diri perempuan sendiri apakah masih
berpandangan perempuan harus lebih banyak berperan di ranah domestik daripada ranah publik.
“Tergantung ke diri masing-masing, mau atau tidak. Misal laki-laki bisa S3 kenapa perempuan tidak? Kebanyakan, mereka yang sudah lulus sarjana kemudian memilih tidak bekerja dan melanjutkan S2,” terangnya.
Ketimpangan biasanya terjadi akibat kesadaran masyarakat yang terus melanggengkan diskiminasi. Sehingga perlakuan diskriminasi pun jarang disadari oleh pelaku maupun korban. Padahal, berdasarkan pasal 27 ayat (1) UUD 1945 menyatakan bahwa persamaan hak seluruh warga negara tanpa terkecuali.
Rumi meminta kepada perempuan harus mulai terbuka dan memanfaatkan segala kesempatan yang ada di depan mata. Menurutnya, sudah tidak ada lagi halangan bagi kaum perempuan untuk terus maju dan eksis di Indonesia saat ini. Untuk menyeimbangkan dan menyetarakan gender, menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama.
“Perempuan perlu memainkan lebih besar masa depan tidak hanya di area ekonomi, tetapi harus terdepan meraih kemajuan di segala bidang,” ucap dia.
-
Info Ringan6 hari yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa1 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan2 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Peristiwa4 minggu yang laluUang Pembangunan Masjid Al Uswah Senilai Rp 13 Juta Raib
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya3 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized4 minggu yang laluMotor Pelajar Raib Saat Jam Sekolah, Polisi Bekuk Pelaku di Alun-Alun Wonosari
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Peristiwa4 minggu yang laluLansia di Rongkop Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah
-
Uncategorized3 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Pemerintahan3 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized2 minggu yang laluSewindu Mengabdi untuk Pendidikan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Catatkan 1.000 Prestasi
