Connect with us

Info Ringan

Lima Tips Merayu si Kecil Agar Mau Membantu Mengerjakan Pekerjaan di Rumah

Diterbitkan

pada

Jogja,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pekerjaan rumah adalah sebuah pekerjaan yang tidak ada pernah habisnya. Selesai menyiapkan makanan, kamu harus mencuci piring, dilanjutkan lagi dengan menyapu dan mengepel lantai, belum lagi tumpukan baju yang harus dicuci dan disetrika. Tahu-tahu sudah malam saja dan tubuh terasa lelah.

Bagaimana kalau mengajak anak untuk membantu pekerjaan rumah tersebut? Selain tugas menjadi lebih ringan, si anak pun akan mendapatkan banyak pelajaran dan manfaat. Di antaranya adalah mereka merasa kehadiran dan kemampuannya dihargai, motoriknya terasah, serta melatih kemandirian dan tanggung jawab dari usia dini. Kalau manfaatnya baik seperti ini, tentu tidak ada alasan untuk menunda mengajak mereka supaya mau membantu pekerjaan rumah kan? Langsung saja simak beberapa caranya berikut ini!

Beri tahu konsekuensi jika tidak melakukan pekerjaan rumah

Berita Lainnya  Lima Tips Untuk Meredakan Sakit Kepala Pada Ibu Hamil

Anak-anak harus diberi tahu mengenai sebab dan akibat jika tidak melakukan pekerjaan rumah. Misalnya saja jika mereka tidak meletakkan kembali sepatu pada rak, maka keesokan harinya mereka akan kesulitan untuk mencari sepatu tersebut. Kemudian jika tidak segera mencuci piring kotor, maka lalat akan berkumpul dan membawa kuman penyakit. Apabila si anak membandel, kamu bisa merealisasikan konsekuensinya. Contohnya jika si anak malas meletakkan baju kotor di keranjang cucian, jangan cuci bajunya hingga mereka menyadari kalau baju bersihnya sudah habis dan hal tersebut diakibatkan oleh kemalasan mereka.

Ajari anak melakukan pekerjaan rumah secara bertahap

Sebagai anak kecil, rasanya akan berat jika langsung diberi tugas atau pekerjaan rumah yang menumpuk. Cobalah untuk mengajari anak secara bertahap untuk membantumu. Misalnya saja minta tolong mereka untuk mengambilkan tepung di lemari kemudian memberi tahunya cara menimbang yang benar, memisahkan pakaian saat hendak mencuci, atau menyapu kamar tidurnya sendiri. Proses ini tidak instan dan kamu tentu perlu bersabar mengajarinya.

Berita Lainnya  Lima Alasan Mengapa Arsitek Memiliki Gaji Tinggi

Tidak mengejek atau memarahi anak jika salah melakukan pekerjaan rumah

Apabila anakmu melakukan kesalahan saat melakukan pekerjaan rumah, jangan pernah mengejek atau memarahinya. Hal tersebut hanya akan membuat mereka malu, kesal, merasa tidak dihargai, dan merasa dirinya tidak mampu melakukan pekerjaan rumah. Yang perlu kamu lakukan adalah mengoreksi dan menuntunnya untuk melakukan hal yang tepat. Salah tidak apa-apa, kan namanya juga belajar.

Bekerja sama untuk menyelesaikan pekerjaan rumah

Pekerjaan rumah akan terasa ringan dan menyenangkan untuk diselesaikan jika ada temannya. Bagilah tugas untuk masing-masing anggota keluarga. Jika kamu memiliki anak lebih dari satu, biarkan mereka bekerja sama untuk menyelesaikan pekerjaan rumah seperti merapikan mainan atau mencuci dan membilas piring. Sedangkan, para orang tua melakukan pekerjaan rumah yang berat seperti memasak dan merapikan taman.

Berita Lainnya  Manfaat Baik Bangun Pagi bagi Tubuh

Buatlah daftar pekerjaan rumah yang perlu dikerjakan

Pada beberapa kasus, anak sering lupa pekerjaan rumah apa saja yang perlu dikerjakan. Oleh karena itu, kamu bisa membantunya dengan cara membuat daftar pekerjaan rumah yang perlu dikerjakan secara rutin. Hal ini bisa membuat mereka lebih disiplin juga. Sederhana saja tugasnya seperti merapikan tempat tidur, meletakkan baju kotor di keranjang, membantu ibu di dapur, membantu ayah memberi makan ikan, serta mencuci piring bersama setelah makan. Lama-lama mereka akan terbiasa dan tidak membutuhkan daftar tersebut.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata6 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler