Connect with us

Sosial

Masuk Dalam Daftar Nama Penumpang, Warga Playen Diduga Menjadi Korban Jatuhnya Pesawat Lion Air JT610

Diterbitkan

pada

Playen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Tragedi jatuhnya pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT610 pagi tadi membuat keluarga Marwandi warga Padukuhan Nogosari 1, Desa Bandung, Kecamatan Playen gundah gulana. Pasalnya di dalam pesawat tujuan dari Jakarta menuju Pangkal Pinang yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat Senin (29/10/2018) pagi tadi, terdapat nama Herjuno Darpito yang merupakan putra dari Marwandi. Hingga saat ini, pensiunan guru ini masih kebingungan lantaran tidak ada kepastian terkait nasib putranya tersebut.

Ditemui pidjar-com-525357.hostingersite.com, Marwandi mengungkapkan dirinya mendapat sejumlah informasi berkaitan dengan jatuhnya pesawat yang di dalam daftar nama penumpangnya terdapat nama putra pertamanya itu. Meski begitu, hingga saat ini masih belum didapat keterangan resmi apakah Herjuna benar-benar menjadi korban kecelakaan pesawat. Keluarga Herjuno yang berada di Tangerang pun hingga kini juga belum dapat dihubungi.

“Kalau kabar secara pasti belum ada. Tapi kalau mengecek dari agen penerbangan nama anak saya masuk dalam penumpang pesawat yang mengalami kecelakaan,” ucap Marwandi, Senin siang.

Diceritakan pria ini, Herjuno Darpito sendiri sejak belasan tahun lalu berdomisili di Tangerang bersama anak dan istrinya yang berasal dari Cilacap. Senin pagi tadi, Herjuno seharusnya berangkat bekerja ke Pangkal Pinang. Pasalnya ia merupakan salah satu pejabat yang memiliki kedudukan cukup tinggi di Pelabuhan Pangkal Pinang.

Berita Lainnya  Tetangga Tak Berani Antar, Warga Saptosari Dijemput Petugas RSUD Berpakaian 'Astronot'

Semula tidak ada komunikasi atau firasat yang dirasakan oleh Marwandi. Sekitar 1 minggu lalu pun Herjuno Darpito juga tiba-tiba pulang ke rumah orang tuanya yang terletak di Padukuhan Nogosari 1, Desa Bandung Kecamatan Playen selepas dirinya tugas dinas. Menurutnya juga tidak ada gelagat aneh dari putranya itu.

“Terakhir pulang ya seminggu lalu itu. Dia tiba-tiba pulang sendirian, kalau pas lebaran itu dia pulang sama anak istrinya sekitar 1 minggu disini,” imbuh dia.

Herjuno dikenal sebagai anak yang penurut dan memiliki kegigihan tinggi dalam menggapai cita-citanya. Sejak kecil dirinya juga dikenal dengan anak yang pandai. Ia merupakan lulusan SD Mendongan, kemudian SMP Negeri 2 Playen, dan merupakan tamatan SMA Negeri 1 Wonosari. Selepas SMA ia memantapkan tekatnya untuk kuliah di Semarang.

Hingga akhirnya dapat bekerja sesuai dengan kemampuannya dan menduduki jabatan tinggi di pelabuhan Pangkal Pinang terhitung mulai hari raya idul fitri yang lalu. Sosoknya dikenal baik oleh sejumlah warga di tempat kelahirannya itu.

Berita Lainnya  Kawasan Utara Gunungkidul Dibidik Jadi Sentra Penghasil Alpukat

“Awalnya mau ditempatkan di daerah lain tapi kemudian setelah lebaran kemarin ditetapkan di Pangkal Pinang,” tambah dia.

Warga Bandung, Kecamatan Playen mulai berdatangan ke rumah Marwandi, ayah Herjuno Darpito

Setelah adanya kabar mengenai Herjuno Darpito menjadi korban kecelakaan pesawat Lion Air itu sejumlah warga terus berdatangan ke rumah Marwandi untuk mengkroscek kabar tersebut. Hingga sore ini, warga masih memadati rumah yang berada di pinggir jalan Jogja-Wonosari. Untuk melakukan pengecekan, apakah benar nama Herjuno yang tertera pada daftar korban kecelakaan pesawat. Guna mencari kepastian, dua anggota keluarga Marwandi saat ini terbang ke Jakarta untuk mencari informasi resmi.

“Anak saya yang di Playen dan Piyungan sekarang terbang ke Jakarta untuk mengkroscek kabar ini,” tambah dia.

Sementara itu, adik Herjuno Darpito, Umi mengungkapkan saat ini dirinya masih menunggu perkembangan kabar baik dari keluarga maupun dari pihak maskapai. Beberapa perwakilan keluarga akan terbang ke Jakarta untuk memastikan kebenaran kabar yang beredar, sembari menguatkan keluarga besarnya.

“Kami akan kroscek dulu kabar yang beredar itu,” ucap dia.

Sementara itu, berdasarkan rilis resmi dari Basarnas, pesawat JT610 jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat pada Senin tadi. Pesawat tersebut sesaat setelah lepas landas dari Bandara Perdana Kusumah pukul 06.30 WIB.

Berita Lainnya  Demam Berdarah Mulai Mewabah di Awal Tahun, 7 Orang Warga Dari Wilayah Endemis Jadi Korban

Dalam konferensi persnya, Kepala Basarnas Marsekal Madya M. Syaugi pihaknya telah melakukan pengecekan di lokasi jatuhnya pesawat menggunakan KN SAR Batusadewa dan satu unit Rigid Inflatlave Boat (RIB). Sebanyak 46 pasukan elit Basarnas juga telah dikerahkan. Tim Basarnas sendiri berhasil menemukan serpihan maupun barang-barang yang diduga milik korban di kedalaman 30-35 meter.

“Begitu kita sampai di lokasi ternyata kita menemukan di situ ada puing-puing pesawat, ada pelampung, ada handphone, dan beberapa potongan. Itu lokasinya hanya berjarak 2NM dari koordinat yang diberikan ATC”, sambungnya.

Ditambahkan Syaugi sampai sekarang Basarnas masih terus berusaha melakukan.pencarian dan proses evakuasi baik korban maupun serpihan dan barang-barang menggunakan kapal serta helikopter.

“Kita sekarang masih berusaha menyelam di kedalaman tersebut untuk menemukan dari pesawat tersebut. Jika dari atas permukaan sudah konfirm kita karena kita sudah melihat. Mudah2an proses ini bisa cepat dengan dukungan institusi yang lain,” ucapnya.

Informasi awal, pesawat tersebut ditumpangi sebanyak 189 orang penumpang dan kru.

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata7 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler