Pariwisata
Meski Berat, Dinas Pariwisata Optimis Akan Naiknya Pendapatan Asli Daerah
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dinas Pariwisata (Dinpar) Kabupaten Gunungkidul menyebut target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata sebesar Rp 28.276.144.000 mustahil tercapai tahun ini. Hal tersebut capaian hingga saat ini masih jauh dari jumlah yang ditetapkan. Tidak adanya hiburan dan atraksi pentas di titik wisata menjadi kendala mendongkak kunjungan pada akhir tahun ini.
Kepala Dinpar Gunungkidul, Asti Wijayanti mengatakan, saat ini mulanya pada tahun ini pihaknya menargetkan 3,5 juta wisatawan berkunjung ke Gunungkidul. Namun demikian hingga saat ini baru tercapai 2,8 juta pengunjung.
“Bisa dibilang mustahil akan tercapai. Pada Libur Natal dan Tahun Baru kita menargetkan 344.000 pengunjing jika dikonversikan dalam rupiah sebesar 2,7 miliar. Jadi mustahil tercapai,” kata Asti, Selasa (18/12/2018).
Ia menjelaskan tidak tercapainya target PAD sektor pariwisata saat ini lantaran berbagai hal. Di antaranya adalah badai siklon cempaka 2017 serta gelombang tinggi yang terjadi di Gunungkidul.
Siklon cempaka sendiri berdampak pada keruhnya air di perairan pantai selatan sehingga hal itu membuat wisatawan enggan berkunjung di pantai di Gunungkidul.
“Tri wulan pertama jumlah kunjungan sangat buruk, ditambah pada pertengahan Juni 2018 dengan adanya gelombang tinggi, bersamaan dengan libur sekolah sehingga pada triwulan ke 3 juga tidak tercapai,” terang Asti.
Lebih lanjut dikatakan, selain bencana di Gunungkidul, gempa bumi yang melanda Lombok diklaim ikut bertanggung jawab atas tidak tercapainya PAD tahun ini. Sebab, dengan adanya bencana tersebut beredar kabar hoax mengenai bencana tsunami dan gempa bumi di Gunungkidul.
“Kabar hoax cukup berdampak pada jumlah kunjungan wisatawan tahun ini,” lanjutnya.
Namun demikian, pihaknya masih berharap adanya mukjizat pada libur akhir tahun 2018. Namun tidak banyak yang bisa dijanjikan lantaran juga tidak adanya aktifitas pentas hiburan di titik wisata.
“Kami berharap para pelaku wisata dapat kompak memberikan pelayanan maksimal. Meski sudah mustahil, sekali lagi berharap ada mukjizat,” terang dia.
-
Uncategorized2 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized7 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial3 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized2 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized2 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
