fbpx
Connect with us

event

Nanamia Pizzeria Kembali Hadirkan Eko Nugroho Art Class dalam Kreasi Anak Indonesia

Diterbitkan

pada

BDG

Jogja,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Tanggal 23 Juli diperingati sebagai Hari Anak Nasional. Anak-anak Indonesia memiliki hari istimewa setiap tahunnya.  Peringatan tersebut sebagai salah satu upaya untuk memaknai kepedulian bangsa terhadap anak-anak agar tumbuh dan berkembang secara optimal. Keluarga sebagai Lembaga utama dan pertama dalam memberikan perlindungan dan jaminan kesejahteraan kepada anak. Sehingga Indonesia dapat menghasilkan generasi yang berakhlak, ceria, mulia dan tentunya cinta tanah air. Sejak tahun 2015 Nanamia Pizzeria memulai memiliki agenda rutin yaitu mengadakan workshop kreativitas sebagai bentuk wadah dalam kegiatan peringatan Hari Anak Nasional.

Nanamia Pizzeria merupakan restoran yang sudah berdiri sejak kurang lebih 15 tahun lalu  memberikan ruang bermain anak dan lembar kreativitas. Hadir dengan semboyan Kreatif, Ekspresi dan Rekreasi Eko Nugroho Art Class merupakan sekolah informal yang mengedepankan edukasi seni rupa dalam rangka tumbuh kembang dan olah potensi individu. Eko Nugroho Art Class didirikan pada tahun 2015 oleh seniman Eko Nugroho yang telah menggeluti dunia seni rupa seumur hidupnya. Peran Eko Nugroho Art Class dalam kegiatan peringatan Hari Anak Nasional bersama Nanamia Pizzeria begitu penting. Ide-ide yang didiskusikan bersama mampu di tuangkan dalam kegiatan yang menarik dan berimbang.

Eko Nugroho Art Class

Eko Nugroho Art Class

Tomi Syafrudin selaku marketing Nanamia Pizzeria mengatakan apabila pihaknya telah bekerjasama sejak tahun 2015.

Berita Lainnya  King of Mountain & Queen of Mountain Siap Menunggu Para 1500 Cyclist

“Hingga saat ini kegiatan Hari Anak Nasional adalah hal yang selalu ditunggu-tunggu setiap tahunnya. Maka setalah vakum selama 3 tahun kini kegiatan tersbeut akan kembali dilaksanakan. Sesuai dengan kesepakatan bersama saat pertama kali bekerjasama antara Nanamia Pizzeria dan Eko Nugroho Art Class,”ucap Tomi.

Untuk alat dan bahan yang digunakan untuk kegiatan workshop setiap kalinya adalah limbah  yang dapat didaur ulang atau memanfaatkan bahan yang dapat dikembangkan lebih menarik lagi. Contoh yang sudah pernah dilakukan adalah limbah bo tol plastik kertas koran, kardus, kantong tepung dan masih banyak lagi. Adapun sistem kegiatan dalam pelaksanaan kegiatan nantinya anak- anak akan didampingi oleh pengajar professional dari Eko Nugroho Art Class. Sebelum memulai kegiatan, anak-anak diberikan informasi tentang tata cara dan hal yang harus disepakati selama mengikuti workshop. Tahap pertama adalah pengenalan bahan, kemudian disusul dengan pembuatan karya seni selanjutnya adalah finalisasi karya sehingga karya siap untuk digunakan atau dipamerkan. Setelah melalui beberapa rangkaian kegiatan nantinya karya seni akan menjadi hal milik dari anak-anak. Karya terbut mewakili kreatif yang dari unsur kemmapuan dalam menyelesaikan masalah, kemudian rekreasi yaitu mengreasikan ulang suatu fenomena tak lupa ekspresi yaitu mampu menuangkan gagasan, persaan menjadi sebuah karya seni.

Berita Lainnya  Enam Tips Meningkatkan Massa Otot

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler