Connect with us

Peristiwa

Nyelonong di Tikungan, Ayla Terperosok ke Ladang Warga

Diterbitkan

pada

Girisubo, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kecelakaan tunggal yang melibatkan sebuah kendaraan roda empat terjadi di ruas jalan Kalurahan Karangawen, Kapanewon Girisubo pada Senin (18/10/2021) sore kemarin. Diduga lantaran pengemudi yang tak hafal medan jalan, membuat mobil terperosok ke area persawahan milik warga setempat. Beruntungnya akibat kecelakaan tersebut tidak menimbulkan dampak yang fatal terhadap pengemudi maupun penumpangnya.

Kapolsek Girisubo, AKP Wasdiyanto, mengungkapkan, mulanya, mobil jenis Daihatsu Ayla nopol B 1711 UYI yang dikemudikan oleh Intan Maharani (37) warga Kelapa Gading, Jakarta Utara beserta satu penumpang yaitu Priyo Martono (42) warga Tanah Abang, Jakarta Pusat melaju dari Karangawen menuju ke arah Jepitu. Sesampainya di lokasi kejadian yang berupa tikungan di daerah Gamping, Kalurahan Karangawen, pengemudi yang tak hafal medan kaget dengan tikungan tersebut. Intan terlambat membelokkan kemudi. Ia lantas membanting stir ke kiri. Manuver ini pada akhirnya membuat mobil terperosok ke lahan persawahan warga.

Berita Lainnya  Kandang Berisi 5000 Ekor Ayam Mendadak Roboh, Eko Merugi Ratusan Juta

“Mobil tersebut melaju dengan kecepatan sedang, saat melewati tikungan Gamping sopir tak mengenal medan dan membanting stir ke kiri. Mobil pun terperosok ke ladang milik warga setempat,” jelas Wasdiyanto, Selasa (19/10/2021).

Meski sempat mengalami shock akibat kejadian itu, pengemudi maupun penumpang segera keluar dan meminta pertolongan ke warga sekitar yang berada di sana. Warga kemudian dengan sigap membantu pengemudi dan segera menghubungi polisi untuk mendapatkan bantuan lanjutan.

Dari hasil pendataan yang dilakukan, kedua orang dalam mobil tersebut diketahui selamat dan tak mengalami luka di tubuhnya. Namun akibat terperosok ke ladang milik warga, kerusakan juga terjadi di sejumlah bagian mobil tersebut.

“Evakuasi dilakukan oleh polisi dibantu warga setempat dengan menarik mobil dari ladang menggunakan tali. Mobilnya sendiri mengalami kerusakan sedang,” papar Wasdiyanto.

Namun ketika pidjar-com-525357.hostingersite.com mencoba mengkonfirmasi apakah pengemudi merupakan calon wisatwan yang akan berkunjung ke kawasan wisata AKP Wasdiyanto tak memberikan tanggapan lebih lanjut.

Berita Lainnya  Kebakaran Hebat di Ngawen, Api Lalap Pabrik Kayu dan Rumah Warga

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata3 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis6 hari yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler