Peristiwa
Paksa Nasabah Bank Masuk ke Dalam Mobil, Komplotan Penggendam Bawa Kabur Uang Belasan Juta
Semanu,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Jumat (16/03/2018) siang, jajaran Kepolisian Sektor Semanu menerima laporan adanya tindak pidana perampasan uang belasan juta rupiah dari korban Danar Puspo Winarno (52), warga Plebengan Kidul, Desa Candirejo, Kecamatan Semanu. Korban dipaksa masuk ke sebuah mobil oleh kawanan penjahat sebelum uang yang dibawanya kemudian dirampas. Diduga, komplotan penjahat tersebut menggunakan ilmu gendam sebagai sarana untuk menjalankan aksinya.
Informasi yang berhasil dihimpun peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB di hutan kayu jati, tepatnya di Padukuhan Wediutah, Desa Ngeposari, Kecamatan Semanu. Bermula ketika korban yang hendak dalam perjalanan pulang usai mengambil uang di bank yang berada di wilayah Kecamatan Semanu. Sesampainya di lokasi kejadian, korban mengaku dicegat oleh 3 orang yang mengendarai mobil Avanza warna hitam.
Usia dihentikan, korban merasa kaget dan bertanya-tanya. Namun menurut keterangan korban, terang Larso, salah satu dari tiga orang tersebut mengaku mengenal korban.
"Korban dihentikan kemudian ditanya, apa lupa dengan saya oleh salah satu dari orang yang ada di dalam mobil," kata Kapolsek Semanu, AKP Sumarya melalui Kanit Reskrim Polsek Semanu, Ipda Larso, Jumat siang.
Dijelaskan lebih lanjut, korban kemudian dipaksa masuk ke dalam mobil. Di dalam mobil korban berbincang-bincang selama kurang lebih lima menit dengan ketiga orang itu.

"Setelah 5 menit di dalam mobil kemudian korban keluar," lanjutnya.
Ditambahkan Larso, menurut keterangan korban, dirinya baru sadar ketika uang sebesar Rp 11,6 juta yang tadi ia ambil di bank tak lagi ia pegang. Ketika Danar sadar bahwa telah menjadi korban kejahatan, mobil kawanan penjahat tersebut telah jauh kabur meninggalkan lokasi tanpa sempat bisa dikejar.
"Pengakuan korban, uangnya tadi disimpan di dalam saku celana. Kemudian uang itu tiba-tiba tidak ada ketika ia turun dari mobil," tambah Larso.
Disinggung mengenai ciri-ciri pelaku, Larso mengatakan bahwa dari informasi maupun pengakuan korban, sopir diketahui berbadan besar dan mengenakan kaos berwarna putih. Minimnya saksi membuat petugas sedikit kesulitan dalam pengungkalan tersebut.
"Saksi ada 2, tetapi itu terjadi setelah korban kebingungan atau setelah dugaan perampasan itu terjadi," terang dia.
Sampai saat ini masih berusaha mengumpulkan informasi terkait kasus itu. Pihaknya juga berkoordinasi dengan Polres Gunungkidul untuk mendalami dari adanya laporan itu.
"Masih kita dalami. Tadi Pak Kapolsek juga ke TKP. Kita sudah sebar ini ke jajaran Polsek lainnya," pungkas Larso.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized6 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized1 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized7 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
