Sosial
PDAM Revitalisasi Empat Sumber Air Demi Atasi Wilayah Kurang Air
Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com) — Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Handayani terus meningkatkan suplai kebutuhan air sepanjang kemarau musim ini. Revitalisasi sejumlah sumber air untuk meningkatkan pelayanan dilakukan PDAM Tirta Handayani khususnya untuk mengatasi kekurangan air di wilayah kekeringan.
Beberapa waktu yang lalu, empat titik yang direvitalisasi PDAM Tirta Handayani antara lain sumber Gombang debit 40 liter tiap detik, Bribin 25 liter per detik, Karangrejek 30 liter tiap detik dan Tawarsari 7 liter per detik. Untuk sumber Gombang dan Bribin 65 liter per detik untuk mensuplai wilayah Rongkop, Tepus dan sekitarnya.
“Untuk sumber air di Karangrejek dan Tawarsari untuk memperkuat layanan di dalam Kota Wonosari,” kata Direktur Utama (Dirut) DPAM Tirta Handayani Wonosari Isnawan Fibrianto, kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, Kamis (19/09/2019).
Lebih lanjut Isnawan mengatakan, sumber air di Karangrejek dan Tawarsari memiliki debit 37 per detik dan dapat mensuplai 2.960 KK atau 14.800 jiwa. Sedikitnya 8.160 KK yang di dalamnya ada 40.800 jiwa yang akan menerima manfaat dari revitalisasi empat sumber air itu.
“Secara rinci tambahan untuk Kota Wonosari dan sekitarnya 5.200 KK atau 26.000 jiwa, sedangkan yang Gombang dan Bribin dapat memasok ke Rongkop dan Tepus untuk 5.200 KK atau 26.000 jiwa,” ujar dia.

Adapun sumber Karangrejek, memiliki kapasitas 30 liter per detik awalnya sudah agak lama tidak difungsikan. Namun demikian, beberapa waktu lalu dipasang pompa untuk mengangkat air, akan digunakan untuk menambah suplai Kota Wonosari dan wilayah yang kering di Wonosari bagian selatan.
“Di sumber air Gombang dulunya program irigasi, setelah lama macet kini mulai direvitasilasi untuk untuk pelayanan air bersih ke wilayah Kecamatan Tepus dan Rongkop,” paparnya.
Bahkan, lanjut Isnawan, dengan 40 liter per detik dapat menambah pasokan ke Kecamatan Karangmojo dan Semin. Sementara di Goa Bribin Kecamatan Semanu ditambah pompa untuk mengangkat 25 liter per detik diarahkan untuk wilayah Kecamatan Tepus, Tanjungsari dan sekitarnya.
“Selain itu kami sudah melakukan pemetaan di beberapa sumber air, seperti di Dewet, Kecamatan Wonosari kapasitasnya 20 per detik akan mensuplai kebuhan air 1.600 KK atau 8.000 jiwa,” pungkasnya. (Ulfah)
-
Info Ringan6 hari yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa2 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan2 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Peristiwa4 minggu yang laluUang Pembangunan Masjid Al Uswah Senilai Rp 13 Juta Raib
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya3 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized4 minggu yang laluMotor Pelajar Raib Saat Jam Sekolah, Polisi Bekuk Pelaku di Alun-Alun Wonosari
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Peristiwa4 minggu yang laluLansia di Rongkop Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah
-
Uncategorized3 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Pemerintahan3 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized2 minggu yang laluSewindu Mengabdi untuk Pendidikan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Catatkan 1.000 Prestasi
