fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Pembelian Tak Dibatasi, Operasi Pasar Migor Curah Murah Diserbu Masyarakat

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar.com)–Kebutuhan warga masyarakat Gunungkidul atas minyak goreng murah cukup tinggi. Terbukti dalam Operasi Pasar (OP) minyak goreng curah yang digelar Dinas Perdagangan Gunungkidul Di Taman Kuliner Wonosari pada Rabu (27/04/2022) kemarin dipadati oleh warga masyarakat. Ratusan warga bahkan rela berpanasan untuk mengantre mendapatkan minyak goreng curah dengan harga murah tersebut.

Tri Sudiyati, salah seorang ibu rumah tangga dari Playen rela mengantre sejak pagi demi mendapatkan bahan pokok tersebut. Ia datang tidak sendirian melainkan bersama seorang temannya.

“Saya sudah ngantre sekitar 2 jam, rencana mau beli 14 liter pakai jerigen,” kata Tri Sudiyati.

Tri mendapatkan informasi OP minyak Goreng tersebut dari dari Ketua RT setempat wilayah tempat tinggalnya. Dirinya mengatakan minyak goreng tersebut hanya akan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Menurut informasi yang ia dapat, OP minyak goreng curah tersebut dilakukan mulai pukul 09.00 WIB. Namun saat ia datang, antrean warga sudah mengular bersama deretan jerigen dan galon yang hendak digunakan untuk membeli minyak goreng curah.

“Saya berharapnya harga minyak goreng di pasaran juga bisa segera turun, apalagi buat kami yang sangat membutuhkan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Distribusi Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan Gunungkidul, Sigit Haryanto mengatakan bahwa OP minyak goreng kali ini merupakan yang ketiga kalinya dilaksanakan. Adapun dalam proses, pihaknya menggandeng distributor.

Berita Lainnya  Ribuan Kasus Perceraian di Gunungkidul Didominasi Gugatan Dari Istri

Di tahap ketiga ini, Sigit mengungkapkan sebanyak 6 ribu liter minyak goreng curah telah disiapkan. Sebelumnya pada tahap pertama ada 8 ribu liter dan tahap kedua ada 19,2 ribu liter minyak goreng curah yang telah disebar ke masyarakat.

“Sebenarnya ini juga agak mendadak, namun begitu ada info dari distributor langsung kami publikasi kepada masyarakat,” kata Sigit.

Menurut Sigit OP kali ini memprioritaskan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Adapun pembelian tidak dibatasi sehingga mereka dapat membeli berapapun sesuai kebutuhan mereka. Dirinya mengatakan warga yang ingin membeli cukup menyertakan salinan kartu identitas serta menandatangani surat pernyataan. Baru kemudian minyak goreng curah bisa didapatkan.

“Ini menggunakan ukuran kilogram, harganya Rp 15.500 per kilogram minyak goreng curah,” Jelasnya

Selain itu OP ini juga melayani pembelian literan. Di mana harga per liter Rp 14.000,00 per liter. Warga yang hendak mendapatkan minyak goreng curah juga diminta untuk membawa dan menyiapkan wadah sendiri sepeti jerigen, botol hingga galon.

Berita Lainnya  Meski Tak Ada Anggaran Khusus, Warga Terdampak La Nina Bisa Ajukan Bantuan Stimulan Bangunan ke Pemerintah

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler