Politik
Enggan Tanggapi Isu Nyalon Bupati, Mas Ipung: Fokus Bisnis dan Cari Istri Orang Gunungkidul Dulu
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada Gunungkidul) masih akan berlangsung pada akhir 2024 mendatang. Namun, baru-baru ini, jagad politik Gunungkidul telah diramaikan oleh salah seorang pengusaha kaya yang dikabarkan akan maju memperebutkan kursi GK-1.
Adalah Mas Ipung yang saat ini telah menjadi perhatian berbagai kalangan baik birokrat, anggota DPRD Gunungkidul, hingga para petinggi partai politik di Gunungkidul. Berbagai manuver juga telah dilakukan oleh Mas Ipung sejak beberapa bulan terakhir ini. Bahkan, ia saat ini telah menduduki jabatan Ketua Dewan Pakar NasDem Gunungkidul. Dalam laman media sosial miliknya, Mas Ipung juga telah beberapa kali memposting pertemuannya dengan Ketua Parpol, Bupati Sunaryanta maupun mantan calon Wakil Bupati, Benyamin Sudarmadi. Yang menarik, Mas Ipung bahkan memasang baliho berbayar senilai puluhan juta di jantung kota Wonosari yang bertuliskan “Mimpi Jadi Bupati”.
Kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, Mas Ipung yang ditemui hanya tersenyum simpul ketika ditanyai perihal manuver pencalonannya dalam Pilkada Gunungkidul 2024. Pria yang masih berusia 31 tahun ini justru menyebut bahwa kabar perihal pencalonannya ini hanya kesimpulan prematur dari sejumlah kalangan.
Diakuinya, saat ini ia memang telah mantap untuk terjun ke dunia politik Gunungkidul. Sebagai Ketua Dewan Pakar DPD Partai NasDem Gunungkidul, ia saat ini banyak disibukkan dengan konsep hingga metode pemenangan partai besutan Surya Paloh ini. Termasuk dalam hal ini juga berkaitan dengan lobi-lobi terhadap sejumlah tokoh masyarakat maupun pejabat untuk direkrut menjadi caleg Partai NasDem.
“Saya masih sibuk ngurusi strategi NasDem dalam Pemilihan Legislatif 2024. Bagaimana caranya nanti NasDem Gunungkidul saya targetkan menang,” tandas dia, Kamis (28/04/2022).

Mas Ipung mengaku bahwa di tengah kesibukannya dalam mengampu sejumlah perusahaannya, ia memang tertarik dan cukup punya pengalaman di bidang politik. Selama beberapa waktu, bahkan hingga sekarang ini, ia masih berhubungan baik dengan sejumlah pejabat maupun politisi di level pusat. Pengalaman inilah yang kemudian ia aplikasikan untuk menunjang strategi pemenangan NasDem Gunungkidul dalam Pileg mendatang.
“Ya selain pemikiran juga ada dukungan finansial pastinya agar supaya kader-kader di lapangan semakin bersemangat. Saya juga sudah berikan 2 mobil untuk menunjang pergerakan kader NasDem blusukan di seluruh Gunungkidul. Biar mereka nyaman dalam bekerja dong,” seloroh Mas Ipung.
“Kalau jadi Bupati masih belum kepikiran, ini baru tahun 2022, masih sangat jauh. Fokus dulu supaya NasDem bisa dapat 11 kursi di DPRD Gunungkidul dan kemudian menduduki posisi Ketua DPRD”. Begitulah jawaban Mas Ipung ketika disinggung mengenai keseriusannya dalam maju menjadi Calon Bupati Pilkada 2024. Dia menyebut bahwa belum ada manuver-manuver tertentu yang dia lakukan berkaitan dengan pencalonannya.
Dalam wawancara dengan pidjar-com-525357.hostingersite.com, Ipung beberapa kali menegaskan masih belum berencana untuk maju menjadi calon Bupati Gunungkidul. Fokus jangka pendek yang tengah membuatnya sibuk adalah berkaitan dengan rencana prestisiusnya untuk membuat perumahan terbesar di Gunungkidul. Rencananya, perumahan seluas 10 hektar tersebut akan dibangun di kawasan Logandeng. Dalam kawasan itu, ia juga akan membangun lapangan golf pertama di Gunungkidul.
“Proyek ini nilainya ratusan miliar, saat ini sudah selesai pembebasan lahan dan tinggal kita matangkan set plannya. Saya ngurusi ini dulu dan sekaligus juga mau cari istri orang Gunungkidul asli. Saya selama ini sibuk ngurusin ini itu dan tahu-tahu sudah 31 tahun dan belum menikah,” lanjut dia.
“Tapi nanti kalau misal ada kesempatan dan mendapatkan tiket, saya siap-siap saja. Tapi ndak usah dipikirkan dulu, sekarang fokus pengembangan properti dan bisnis saya dulu saja. Politik sambil jalan,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua DPD Partai NasDem Gunungkidul, Suparjo menyatakan bahwa hingga saat ini, Partai NasDem Gunungkidul masih belum menentukan langkah apa untuk menyongsong Pilkada Gunungkidul 2024 mendatang. NasDem Gunungkidul sendiri masih disibukkan dengan proses rekruitmen caleg pada 2024 mendatang.
“Belum ada penetapan calon Bupati, ini masih jauh sekali,” papar Suparjo.
Berkaitan dengan pencalonan Bupati sendiri merupakan kewenangan DPP Partai NasDem. Suparjo menyebut bahwa pihaknya fokus untuk meningkatkan perolehan kursi NasDem di DPRD Gunungkidul. Pada Pemilu 2019 silam, NasDem sendiri menyodok ke posisi teratas dengan 9 kursi, sehingga kemudian bisa mencalonkan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati sendiri tanpa harus berkoalisi.
“Target kita besok ya tetap bisa mencalonkan pasangan calon sendiri tanpa harus berkoalisi,” katanya.
Berkaitan dengan Pilkada Gunungkidul, lantaran masih lama, Suparjo membuka pintu seluas-luasnya kepada seluruh tokoh masyarakat yang tertarik untuk memimpin Gunungkidul. Namun begitu, ia memberikan kriteria kepada para calon Bupati yang ingin menggandeng Partai NasDem. Diantaranya adalah berkomitmen kuat memberantas kemiskinan, memiliki program untuk mengentaskan kesenjangan pembangunan di Gunungkidul.
“Dan tentunya juga bisa memberikan penghidupan yang layak kepada warga Gunungkidul,” tutup anggota DPRD DIY ini.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 hari yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized3 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized2 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
