Connect with us

Budaya

Pemerintah Sayangkan Ribuan Cagar Budaya Terjual, Pelestari Akan Diberi Penghargaan Rp 15 Juta

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemerintah Kabupaten Gunungkidul akan memberikan penghargaan kepada sejumlah pihak yang telah berkontribusi dalam melestarikan cagar budaya berupa uang tunai sebesar Rp 15 juta Adapun tujuan dari pemberian penghargaan tersebut sebagai salah satu cara untuk mendorong kesadaran masyarakat untuk mau terlibat langsung melestarikan cagar budaya.

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Gunungkidul, Agus Kamtono mengatakan, mereka yang mempunyai bangunan cagar budaya dan telah mendapatkan surat keputusan dari Bupati, akan mendapatkan penghargaan langsung dari Bupati. Selain itu, mereka juga harus menyertakan surat pernyataan berisi kesanggupan untuk memelihara cagar budaya dan tidak akan memperjual belikan.

“Juga harus ada surat pernyataan yang ditandatangai oleh pemilik cagar budaya,” tutur Agus, Jumat (23/03/2018).

Berita Lainnya  Hadiri Lomba Karawitan, Bupati Kecewa Usia Peserta Tak Dibatasi

Menurutnya, mereka yang turut berkontribusi melakukan pelestarian berupa perlindungan, pengembangan dan pemanfaatan yang dilakukan harus diberi penghargaan. Hal ini mengingat selama ini banyak masyarakat yang rela menjual cagar budaya lantaran tidak terpantau oleh Pemkab.

Agus menceritakan, sejak zaman dahulu sudah ada ribuan cagar budaya yang telah terjual di Kabupaten Gunungkidul. Ia mengaku sangat menyesalkan terhadap apa yang terjadi mengingat cagar budaya harus dilestarikan sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 11/2010 tentang Cagar Budaya.

“Oleh karena itu surat pernyataan dirasa perlu ada agar cagar budaya yang harusnya dilestarikan tidak terjual,” papar Agus.

Saat ini, sudah ada 14 cagar budaya di Gunungkidul yang mendapatkan penghargaan dari Bupati. Mereka yang memilikinya akan mendapat penghargaan berupa uang tunai untuk merawat cagar budaya kurang lebih sebanyak Rp 15 juta.

Berita Lainnya  Festival Batik 2024 Siap Tembus Batas Global

Adapun hal-hal yang menjadi penilaian untuk bisa mendapatkan penghargaan dari Bupati yakni dengan mengecek apakah status bagunan tersebut baru atau warisan budaya. Selain itu juga akan dicek kelengkapannya, status tanah apakah sudah tersertifikat atau belum, serta jalannya pajak.

“Semua kita cek mana yang layak diberikan penghargaan oleh Bupati,” terang Agus.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata3 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis6 hari yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler