Connect with us

Peristiwa

Penemuan Jenazah di Girisubo, Diperkirakan Sudah 2 Hari Meninggal Dunia

Diterbitkan

pada

Girisubo,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Parikem (105) warga Padukuhan Karanglor, Kalurahan Jepitu, Kapanewon Girisubo ditemukan tak bernyawa di dalam rumah, Jumat (05/11/2021) sore kemarin. Mirisnya, jenazah nenek yang berusia seabad lebih ini ditemukan sudah dalam kondisi membusuk dan mengeluarkan bau yang menyengat.

Koordinator SAR Satlinmas Wilayah I Gunungkidul Sunu Handoko yang memimpin jalannya evakuasi jenazah mengatakan, Parikem ditemukan pertama kali sekitar pukul 17.30 WIB. Pada saat itu cucu korban bernama Meliardiansah (17) datang untuk menjenguk neneknya. Sesampai di depan, ia mencium bau yang tidak lazim dan sangat menyengat.

Penasaran dengan bau tersebut, saksi lantas menelusurinya. Ia mulai curiga lantaran saat disadari, bau tersebut berasal dari dalam rumah. Sang cucu lalu berusaha masuk ke dalam rumah. Sesampai di dalam rumah, bau tersebut semakin menyengat.

Berita Lainnya  Sedang Kerja Bakti, Warga Temukan Sesosok Mayat di Gorong-gorong Sungai

“Saksi berusaha untuk mencari asal muasal bau ke seluruh rumah,” terang Sunu, Sabtu (06/11/2021) pagi tadi.

Terkejutlah Meliardiansah ketika melihat sesosok tubuh yang sudah mulai membusuk. Sang cucu pun kemudian semakin histeris ketika mengetahui bahwa sosok tersebut merupakan Parikem sudah dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya, remaja 17 tahun itu dengan kondisi panik melaporkan ke ayahnya perihal apa yang ditemukannya.

“Selama ini, Parikem memang tinggal sendiri dan tidak satu rumah dengan keluarga lainnya,” ucap dia.

Laporan penemuan mayat ini langsung diteruskan ke petugas SAR. Mendapatkan laporan ini, petugas SAR, Polsek Girisubo dan Puskesmas setempat langsung datang untuk melakukan evakuasi. Setelah berhasil dievakuasi, petugas berwajib kemudian melakukan penyelidikan dan pemeriksaan. Hasilnya korban doperkirakan meninggal sudah 2 hari. Hal ini terlihat dari ciri-ciri tubuh jazad ketika ditemukan.

Berita Lainnya  Akibat Layang-Layang Tersangkut, Jaringan Sutet Meledak

“Tidak ada luka yang mencurigakan di tubuhnya, korban juga negatif covid19,” imbuh dia.

Selepas pemeriksaan dilakukan, jenazah langsung diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata6 jam yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler