Connect with us

Pariwisata

Plesiran ke Obelix Sea View, Menikmati Sunset di Atas Tebing Pinggir Pantai Selatan Gunungkidul

Diterbitkan

pada

Purwosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Berbicara tentang wisata Gunungkidul memang tidak ada habisnya. Selain pantainya yang menjadi primadona para wisatawan, ada beberapa tempat baru yang muncul tak kalah menarik. Seperti halnya dengan Obelix Sea View yang berada di wilayah Kalurahan Giricahyo, Kapanewon Purwosari dan booming di jagat media sosial.

Tempat yang baru saja dibuka untuk umum ini mampu menyedot ribuan wisatawan setiap harinya. Daya tarik adalah menikmati sunset dengan view lautan dan panorama indah di daerah perbatasan. Selain itu, di kawasan seluas 2,5 hektare tersebut terdapat beragam wahana yang menarik dan patut dicoba.

Mulai dari The Swing berupa ayunan setinggi 12 meter berada di bibir tebing, The Stairs berupa tangga melayang di bibir tebing, dan amphiteater berupa panggung terbuka dengan tempat duduk setengah lingkaran untuk menikmati sunset. Kemudian sky deck, swimming pool, the nest, food plaza, restaurant, dan lainnya.

Berita Lainnya  Tingginya Harga Tiket Pesawat Tak Pengaruhi Kunjungan Wisatawan ke Gunungkidul

“Disini juga aada live performance DJ daily dilengkapi dinamic lighting show di area terbuka, dimana ini merupakan hal baru di Jogja, dan sementara hanya ada di sini,” ucap Mima Endang.

“Kalau yang menjadi icon kamu ya di sekitaran pool itu dan adanya perform DJ,” jelas dia.

Ia menjelaskan, untuk tiket masuk pada hari biasa yaitu Rp 30.000 saja kemudian pada akhir pekan pengunjung dikenakan tarif Rp 40.000. Adapun beberapa pengunjung juga dikenakan tarif wahana atau spot yang hendak dicoba. Harganya pun juga masih terjangkau.

Urusan kuliner yang disediakan tak kalah menarik. Untuk masakan cita rasa ‘barat’ ada pizza, pasta dan lain-lain. Sementara yang masakan lokal yan andalannya dan diserbu oleh para pengunjung yaitu sop iga dan nasi goreng babat.

Berita Lainnya  Menatap Sakralnya Momen Matahari Terbenam Dari Puncak Paralayang

Setiap harinya, tempat plesiran anyar ini dikunjungi oleh 2000 orang dari berbagai daerah. Sedangkan untuk di hari libur lebih dari jumlah tersebut memadati Obelix Sea View. Waktu yang cocok untuk berkunjung yakni sekitar pukul 16.00 WIB sampai malam.

“Waktu yang cocok berkunjung memang sore sih, karena kan bisa melihat sunset ditemani dengan silirnya angin pantai dan ada musik yang putar oleh para DJ,” jelasnya.

Pelibatan masyarakat sekitar juga dilakukan agar perekonomian masyarakat di Giricahyo dan sekitsrnya juga turut terangkat. Adapun 90 persen tenaga kerja di tempat ini merupakan warga lokal yang telah dibekali dengan pelatihan untuk memberikan pelayanan prima.

Untuk sampai di tempat yang tengah viral tersebut, pengunjung harus menempuh jarak puluhan kilometer dari pusat Kota Jogja maupun Kota Wonosari. Bila dari arah Jogja ambil jalur melalui Pantai Parangtritis kemudian naik ke Purwosari menuju Obelix Sea View melalui JJLS atau bisa juga melewati jalur ke paralayang. Waktu tempuhnya sekitar 45 menit sampai dengan 1 jam lamanya.

Berita Lainnya  Kebijakan Ganjil Genap di Lokasi Wisata Dievaluasi, Kini Hanya Diterapkan Untuk Kendaraan Plat Hitam

Jika dari arah Wonosari, jalur yang dilalui yakni Wonosari-Paliyan-JJLS Saptosari menuju ke Purwosari. Medan yang dilalui cukup mulus, hanya saja tetap harus berhati-hati karena banyak turunan, tanjakan dan tikungan yang lumayan tajam. Sampai di wilayah Giricahyo ikuti saja papan petunjuk arah yang ada yaitu menuju kawasan paralayang.

Obelix Sea View ini berada di kawasan paralayang. Dari tempat ini, ada banyak sekali pemandangan yang dapat dilihat. Mulai dari paralayang yang hanya berjejer kemudian di sisi barat nampak jalur utama Parangtritis-Purwosari dan pantai selatan Kabupaten Bantul juga terlihat.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis5 hari yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler