Peristiwa
Polisi Penembak Warga Girisubo Ditahan Polda DIY
Girisubo,(pidjar.om)– Briptu MK yang merupakan pelaku penembakan pada pertunjukan orkes campursari di Padukuhan Wuni, Kalurahan Nglindur, Kapanewon Girisubo dipastikan telah ditahan oleh pihak kepolisian. Terkait dengan kasus ini Polda DIY yang melakukan penanganan secara hukum.
Pantauan di lapangan, sejak pagi tadi kelompok PSHT banyak yang hadir ke rumah duka untuk melayat. Sejak semalam pun warga dan kelompok PSHT meminta pertanggung jawaban terkait dengan apa yang dialami oleh Aldi Aprianto (19) hingga meregang nyawa tersebut.
Kapolres Gunungkidul, AKBP Edy Bagus Sumantri mengungkapkan proses hukum langsung dilakukan pasca kejadian. Saat ini Briptu MK yang melakukan penembakan tersebut telah ditahan di Polda DIY dan akan segera dilakukan pemeriksaan.
“Yang bersangkutan telah ditahan di Polda DIY. Untuk proses selanjutnya yang menangani Polda DIy,” papar Kapolres.
Disinggung mengenai unsur kelalaian terkait dengan peristiwa tersebut, dirinya juga enggan berkomentar banyak. Semua proses hukum diserahkan ke Polda DIY.

“Polda saja yang berstatmen terkait dengan kejadian ini. Kami mengucapkan turut berduka cita atas peristiwa yang terjadi,” jelasnya.
Pihak keluarga dan PSHT pun meminta terkait dengan perkara ini diusut tuntas dan agar oknum polisi tersebut bertanggung jawab serta diproses lebih lanjut kembali.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta bersama dengan sejumlah rombongan dan Dandim 0730 WIB juga turut melayat ke rumah duka. Ia mengatakan, tindak lanjut diserahkan ke pihak kepolisian. Atas insiden ini bisa menjadi evaluasi, baik penggunaan senjata laras panjang hingga digelarnya event-event semacam itu.
Salah seorang kerabat korban, Totok Wahyudi mengungkapkan, sangat menyayangkan apa yang terjadi. Jika dilihat dari apa yang ada, hal ini merupakan sebuah kelalaian dari oknum polisi tersebut, sehingga
“Sekelas event seperti ini kenapa harus membawa senjata laras panjang dan sampai bisa mengenai orang yang ada di dekatnya hingga korban meregang nyawa,” ucap Totok.
“Kami bersama teman-teman dan keluarga akan mengawal proses hukum yang dilakukan oleh pihak kepolisian,” tutup Totok.
-
Uncategorized7 hari yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized5 hari yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial2 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized3 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized2 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized2 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Pemerintahan2 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Uncategorized1 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Uncategorized4 hari yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemuda 22 Tahun Ditemukan Gantung diri di Dapur Rumah
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragis, Lansia di Candirejo Ditemukan Meninggal Terbakar
-
Pendidikan4 minggu yang laluHari Pertama Jalur Afirmasi SMA N 1 dan SMA N 2 Wonosari Langsung Penuh, Wali Murid : Banyak Orang Mampu Tempuh Jalur Ini
