Connect with us

Olahraga

Porda XVI di Sleman, Cabor Anyar Sumbang Medali Emas untuk Gunungkidul

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Pekan Olahraga Daerah (Porda) ke XVI yang diselenggarakan di Kabupaten Sleman telah dimulai sejak pekan lalu. Kabupaten Gunungkidul sendiri menerjunkan ratusan atlet, pelatih dan official untuk mengikuti ajang olahraga bergengsi ini. KONI Gunungkidul menargetkan 32 medali emas dapat dibawa pulang, saat ini sejumlah medali telah berhasil dikantongi kontingen Bumi Handayani. 

Salah satu cabang olahraga yang berhasil menyumbang medali emas adalah cabang olahraga Gateball. Olahraga yang tergolong baru ini nyatanya mampu menorehkan prestasi yang luar biasa. 

Pelatih Olahraga Gateball Gunungkidul, Ridwan Yulianto mengatakan dirinya sebagai pelatih tidak menyangka bahwa atlet-atlet Gunungkidul dapat meraih prestasi yang membanggakan dalam Porda ke XVI ini. Ada beberapa atlet yang berlaga dan berhasil meraih medali. 

“Syukur Alhamdulillah dari cabor gateball ini kami berhasil menyumbang satu medali emas dan 3 medali perak. Diawal target kita tidak muluk-muluk, tapi semangat dan kegigihan atlet (Gunungkidul) luar biasa,” kata Ridwan. 

Berita Lainnya  Pecundangi Persiba Bantul, Persig Melesat Puncaki Grup Neraka Liga 3 DIY

Adapun atlet yang berhasil meraih medali emas adalah Murniati dari Kapanewon Semanu seorang mahasiswa UNY. Ia berhasil mengalahkan lawan-lawannya dikategori single putri dengan skor tertinggi. Kemudian peraih medali perak dengan kategori campuran adalah Ryan warga asli Gunungkidul yang tengah mengenyam pendidikan di UNS  dan Victoria. Kategori beregu putra pun juga meraih medali perak diantaranya Kuswan Jati (Purwosari), Arya (Playen), Andang (Purwosari), Ryan (Purwosari), dan Ageng (Playen)

“Satu perak lagi disumbangkan oleh cabor gateball dengan kategori double putri yaitu Rimba dan Miftah dari Kapanewon Purwosari,” terang dia. 

Dengan prestasi yang telah diukir ini nantinya mendorong atlet-atlet lain untuk lebih meningkatkan skill mereka. Selain itu juga menjadi ajang promosi, bahwa ada olahraga gateball yang potensial di Gunungkidul. 

Berita Lainnya  Usianya Masih 8 Tahun, Tapi Juara 1 Kejurnas Catur

Sementara itu, Sekretaris KONI Gunungkidul, Heri Santoso mengatakan saat ini kontingen Gunungkidul telah meraih sejumlah medali emas, medali perak, dan medali perunggu. Selain dari gateball, medali emas juga disumbangkan oleh cabor tembak, dan beberapa cabor lainnya. 

“Untuk jumlah persisinya berapa (medali) ini masih kita update karena masih terus berlangsung kegiatannya,” jelas dia. 

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Gunungkidul, Jarot Budi Santosa mengatakan, ada 499 atlet, 75 pelatih dan 50 official yang menjadi perwakilan Kabupaten Gunungkidul untuk mengikuti Porda ke XVI. Adapun sejumlah persiapan telah dilakukan sejak tahun 2021 lalu, kemudian dilanjutkan persiapan selama beberapa bulan ini. 

Adapun untuk target medali emas pada Porda kali ini ada peningkatan 80 persen dibandingkan dengan tahun 2019 silam. Dimana tahun 2019 lalu Gunungkidul hanya mampu membawa pulang 18 medali emas, kemudian di tahun 2022 ini targetnya 32 medali emas. 

Berita Lainnya  Setelah PON, Giliran 11 Atlet Difabel Gunungkidul Akan Berlaga di Peparnas Papua

“Target kami 32 medali emas yang bisa dibawa pulang, tapi kalau target dari temen-temen Pengkab 47 medali emas,” ucap Jarot. 

Atlet dari Gunungkidul ini akan mengikuti 42 cabang olahraga dalam event bergengsi ini. Dari cabor tersebut yang menjadi unggulan selama ini adalah drumband, atletik, kempo, dan yang baru-baru ini adalah gulat. 

Ia menjelaskan sebagai apresiasi dari Pemerintah Kabupaten, nantinya atlet-atlet yang berhasil mengantongi medali emas akan mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp. 15 juta untuk individu. Sedangkan untuk atlet yang cabornya tim jumlah yang diberikan pun besarannya berbeda.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata1 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis4 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler