Peristiwa
Pulang Kondangan, Istri Temukan Suaminya Gantung Diri
Ngawen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Fenomena gantung diri masih saja terjadi di Kabupaten Gunungkidul. Rentetan kasus masih terus bertambah, data terakhir dari kepolisian tercatat sudah ada 26 aksi gantung diri yang terjadi dari Januari sampai awal November 2022 ini. Yang terbaru adalah kejadia di Padukuhan Ngimbang, Kalurahan Watusigar, Kapanewon Ngawen pada Sabtu (05/11/2022).
Kapolsek Ngawen, AKP Harjiyanto membenarkan adanya satu warga di wilayah hukumnya yang ditemukan gantung diri di kandang kambing pada Sabtu sore kemarin. Adalah Hartanto (60) warga Ngimbang yang nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.
Peristiwa ini diketahui sekitar pukul 16.30 WIB. Tukini yamg merupakan istri Hartanto pulang dari kondangan rumah dalam kondisi sepi. Beberapa kali ia panggil suaminya itu namun tidak ada jawaban, ia kemudian berusaha mencari di sekeliling rumah namun suaminya tetap tidak ada. Bahkan perempuan tersebut juga sempat mencari sampai di ladang tapi tetap tidak bertemu.
Ia putuskan kembali ke rumah, sampai di pekarangan rumah ia mendengar kambing miliknya bersuara gaduh. Ia kemudian ke belakang untuk mengecek kambing-kambingnya tersebut, namun ia justru dikagetkan dengan melihat suaminya sudah tergantung di kandang tersebut.
Tak kuasa melihat suaminya itu, Tukini berteriak minta tolong sambil menangis. Warga yang mendengar teriakan ini pun langsung berdatangan untuk mengecek apa yang terjadi, tak berselang lama warga kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek dan Puskesmas Ngawen.

“Betul ada warga kami yang ditemukan gantung diri kemarin sore. Adapun hasil pemeriksaan kornan murni meninggal dunia karena gantung diri, saat ditemukan leher masih terlilit tali dan tergantung di atap kandang,” ucap Kapolsek.
Ia menjelaskan, hasil penelusuran kepolisian dari keluarga dan tetangga terdekat selama ini yang bersangkutan memiliki riwayat sakit kencing batu yang sudah lama. Diketahui pula, sebelum telah menjalani operasi laser dan setiap malam mengalami susah tidur.
Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Gunungkidul, AKP Suryanto mengatakan hingga tanggal 5 November kemarin tercatat ada 26 warga Gunungkidul yang mengakhiri hidup dengan cara gantung diri. Kemudian ada 1 orang menceburkan diri ke dalam sumur, dan satu orang minum racun.
“Bulan ini ada 1 orang minum racun dan 2 orang gantung diri,” ucap Suryanto.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 hari yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized2 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized2 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized2 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
