Pemerintahan
Ratusan ASN Pensiun Tiap Tahun di Tengah Terbatasnya Pengangkatan
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Setiap tahunnya, ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Gunungkidul memasuki masa pensiun. Pada tahun 2019 ini saja, terdapat sekitar 422 orang ASN yang pensiun. Adapun mayoritas dari mereka yang pensiun adalah berprofesi sebagai guru. Dengan adanya hal ini, dunia pendidikan di Gunungkidul terus mengalami kekurangan personil.
Beberapa bulan lalu, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Gunungkidul telah mengajukan formasi rekruitmen ASN (PNS dan PPPK) sebanyak 300 formasi. Dari jumlah tersebut, sebagian besar difokuskan pada bidang pendidikan dan kesehatan.
Pengajuan formasi ini, dianggap sebagai langkah dari pemkab untuk memenuhi kekurangan ASN di Gunungkidul. Sehingga dalam menjalankan ketugasannya dapat berjalan secara maksimal.
Kepala Bidang Formasi, Pengembangan dan Data, BKPPD Gunungkidul, Reni Linawati mengungkapkan, sejak beberapa bulan lalu, selepas adanya surat edaran dari Menpan RB atas pengajuan kuota kebutuhan pengangkatan ASN, jajarannya kemudian melakukan perhitungan kebutuhan. Hasilnya 300 formasi kemudian diajukan ke pemerintah pusat. Pihaknya hingga saat ini masih menunggu sebagai bahan evaluasi apakah di acc secara keseluruhan atau ada pemangkasan
“Sampai sekarang belum ada penetapan formasi dari pemerintah pusat (Menpan) terkait pengajuan kuota ASN beberapa waktu lalu,” kata Reni Linawati, Kamis (26/09/2019).
Sementara Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah Gunungkidul, Sigit Purwanto juga mengatakan hal serupa. Dari pemerintah daerah belum mendapatkan mandat ataupun informasi atas keberlanjutan pengajuan formasi pengangkatan ASN dengan rincian 70 persen PPPK dan 30 persen untuk CPNS ini.
“Kalau sudah ada informasi dari pusat tentu langsung kami informasikan ke masyarakat,” terang dia.
Sejumlah upaya dilakukan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul untuk menutup kekurangan tenaga guru yang berstatus PNS. Beberapa waktu lalu dinas juga mengangkat guru yang semula tidak tetap menjadi guru pengganti. Surat Keputusan dari Bupati pun telah diberikan pada ratusan GTT di Gunungkidul.
Ini juga sebagai langkah dari pemerintah dalam memperhatikan kesejahteraan mereka (GTT) yang setelah sekian tahun mengabdi namun tak kunjung berstatus PNS.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
