Uncategorized
Rekrut Kawula Muda, Golkar Gunungkidul Siap Saingi PDIP dan NasDem
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Gunungkidul mulai melakukan persiapan menghadapi Pemilu 2024 mendatang. Dalam waktu dekat ini, Partai Golkar akan melakukan penjaringan ketua di tingkat kapanewon. Dalam rekrutemen sendiri Golkar mengincar kaum milenial untuk dijadikan sebagai ujung tombak pemenangan Pemilu 2024 mendatang. Diharapkan darah muda ini akan bisa membawa kembali kejayaan Golkar di Gunungkidul. Euforia Pilkada Gunungkidul 2020 yang memenangkan pasangan Sunaryanta-Heri Susanta membawa optimisme DPD Golkar Gunungkidul yang langsung mematok target tinggi.
Ketua DPD Partai Golkar Gunungkidul, Heri Nugroho mengatakan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan melakukan musyawarah kecamatan (Kapanewon) se-Kabupaten Gunungkidul. Dalam kegiatan itu juga akan dibarengi dengan penjaringan ketua di tingkat kapanewon partai Golkar.
“Penjaringan kita mulai hari ini, kami membuka secara luas kepada seluruh khalayak umum warga Gunungkidul untuk bisa mendaftarkan diri sebagai Ketua Partai Golkar di tingkat kecamatan/kapanewon yang ada di seluruh Kabupaten Gunungkidul. Silahkan datang ke DPD Partai Golkar,” ujar Heri, Senin (11/01/2021).
Heri menambahkan, dalam penjaringan ini pihaknya akan mengutamakan kaum milenial untuk mengisi kepengurusan partai. Sehingga gerakan mereka akan lebih luas dan mudah diterima oleh masyarakat.
“Langkah ini adalah reorganisasi, revitalisasi dan regenerasi. Kita siapkan pimpinan partai yang muda sehingga diharapkan lebih mobiling dalam rangka tugas kepartaian,” tandas Heri.

Tak dipungkiri, hasil Pilkada 2020 kemarin menjadi titik balik Partai Golkar untuk berharap kembali ke masa kejayaan dalam menyongsong pemilu 2024. Untuk target kursi di DPRD tingkat kabupaten, Heri menandaskan bahwa pihaknya menargetkan akan memperoleh 9 kursi di DPRD Gunungkidul. Jumlah ini meningkat 4 kursi dari perolehan pada Pemilu 2019 lalu di mana Partai Golkar hanya mendapatkan raupan 5 kursi.
“Yang wajar-wajar saja, 9 kursi. Di kepemimpinan saya ini, roda organisasi harus jalan. Golkar harus selalu di tengah masyarakat,” ungkap dia.
Ia menambahkan, adapun syarat dalam pendaftaran dan penjaringan Ketua Pengurus Kecamatan (Kapanewon) diantaranya yakni; Calon ketua adalah kader Golkar yang merupakan tokoh pemuda masyarakat yang memiliki dedikasi, disiplin, loyalitas, tidak tercela dan berpengalaman di partai atau organisasi. Selain itu, calon ketua pengurus kecamatan berusia maksimal 45 tahun.
“Tingkat pendidikan diutamakan S1 sederajat dan mampu mengoperasikan HP android,” ucap Heri.
Kemudian pihaknya juga akan melihat dari sisi jiwa kepemimpinan, integritas serta mengutamakan kejujuran, amanah serta bersedia meluangkan waktu dan mampu secara mandiri memimpin partai Golkar di kecamatan/Kalurahan.
“Apabila ada calon ketua yang tidak memenuhi syarat nomor 2 dan 3, akan tetapi memenuhi persyaratan lainnya, maka menjadi diskresi Ketua DPD Golkar DIY untuk memutuskan. Kita harapkan Golkar akan kembali menjadi partai yang besar,” pungkas Wakil Ketua DPRD Gunungkidul ini.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized1 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized4 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized3 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
