Peristiwa
Rumah Rusak Berat Disapu Bencana Angin Kencang, Kakek 70 Tahun Terpaksa Diungsikan
Semin,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Warga padukuhan Klampok, Desa Kalitekuk, Kecamatan Semin sempat dibuat panik dengan adanya insiden angin kencang yang melanda wilayah mereka. Akibat dari peristiwa ini, sebuah bangunan dapur milik salah seorang warga, Sumanto roboh. Lantaran konstruksi rumah dari bambu tersebut sudah usang, hembusan angin tak hanya merobohkan dapur saja melainkan juga membuat rumah pria berusia 70 tahun ini mengalami kerusakan parah. Lantaran kondisi yang tidak memungkinkan dan ditakutkan bangunan rumah ambruk, Sumanto terpaksa diungsikan di rumah saudaranya.
Kasi Humas Polsek Semin, Aiptu Sukasno menceritakan, Rabu (06/02/2019) sore tadi sekitar pukul 16.30 WIB angin kencang melanda kawasan Desa Kalitekuk. Beberapa kali angin kencang berhembus hingga membuat warga sekitar was-was. Akhirnya bencana pun terjadi ketika angin yang berhambus kencang meyapu bangunan rumah milik Sumanto. Derasnya angin membuat kayu-kayu penyangga bangunan tak kuat menahannya. Tak berselang lama, terdengar suara keras yang kemudian disusul dengan robohnya bangunan dapur.
“Kayu prnyangga bangunan sudah lapuk. Saat angin krncang tidak bisa menahan beban kemudian roboh,” kata kasi humas, Rabu malam.
Kejadian yang berlangsung cepat itu, membuat sejumlah tiang patah, atap rumah tersapu angin dan berjatuhan. Sejumlah perabotan dapur yang ada juga tertimbun reruntuhan. Maklum, bangunan rumah dan dapur milik Sumanto memang sudah sangat usang. Terlebih dindingnya hanya terbuat dari anyaman bambu atau gedhek, sehingga mudah terbawa angin kencang.
Suara tak seperti biasanya pun timbul bersamaan dengan insiden robohnya bangunan dapur. Warga sekitar yang mendengar suara bangunan roboh langsung melakukan pengecekan di sekeliling lingkungan, ternyata sore tadi usai kejadian pemilik rumah juga telah berteriak meminta bantuan.

“Tidak ada korban jiwa atas kejadian ini, saat kejadian pemilik rumah sedang beraktifitas di rumah bagian depan,” imbuh dia.

Bangunan tersapu angin dan roboh itu kira-kira berukuran 3×10 meter. Kerugian pun diperkirakan mencapai jutaan rupiah. Warga dan kerabat korban akhirnya memutuskan Sumanto sementara ini diungsikan terlebih dahulu. Hal ini lantaran bangunan depan rumah juga terancam roboh dan dikhawatirkan membahayakan korban.
“Rumah bagian depan agak doyong, dimungkinkan kayu-kayu penyangganya sudah lapuk juga,” imbuh dia.
Meski pada sore kemarin langsung dilakukan kerjabakti oleh warga, namun baru sekedar membersihkan puing-puing bangunan. Untuk proses perbaikan akan diteruskan Rabu (07/02/2019) pagi ini oleh kepolisian, relawan, TNI dan masyarakat sekitar.
Sementara itu, BMKG DIY sore tadi juga merilis mengenai potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir akan terjadi di sejumlah daerah. Untuk di Gunungkidul sendiri, hujan diperkirakan akan terjadi di wilayah Purwosari, Panggang, Playen, Semanu, Wonosari, Paliyan, Karangmojo, dan Ponjong. Serta dapat meluas di wilayah Nglipar, Ngawen, Semin, Gedangsari, dan Patuk.
Kemudian diperkirakan pula untuk kecepatan angin yang berhembus hingga esok hari mulai dari 5 sampai 22km/jam. Potensi tinggi gelombang air laut mencapai 2.0 sampai dengan 2.5 meter. Untuk suhu udara mulai dari 23 derajat celcius hingga 31 derajat celcius.
-
Uncategorized3 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized2 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized4 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized4 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized4 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized3 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized3 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluKemarau Panjang, 53 Kejadian di Gunungkidul Hanguskan 51 Hektare
-
Uncategorized3 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized1 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
