Peristiwa
Barang Bukti Sitaan Pupuk Palsu Dimusnahkan Petugas
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)—Kejaksaan Negeri Gunungkidul bersama dengan Polres Gunungkidul dan Rumah Penyimpanan Barang Sitaan Negara (Rupbasan) Kelas II Wonosari melakukan pemusnahan barang bukti tindak pidana pupuk palsu yang diedarkan di kalangan petani dan masyarakat. Ratusan karung berisi pupuk dimusnahkan oleh petugas di kantor Rupbasan Wonosari pada Kamis (03/08/2020) siang tadi.
Kasi Pengelola Barang Bukti dan Barang Rampasan, Kejaksaan Negeri Gunungkidul, Hany Adhy Astuti menerangkan, pihaknya melakukan pemusnahan barang bukti atas tindak pidana pupuk palsu. Kasus ini telah diputus oleh pengadilan sehingga barang bukti berupa ratusan karung pupuk palsu, dan perlengkapan produksi harus dimusnahkan oleh petugas.
“Ada beragam barang bukti yang kami musnahkan. Mulai dari bahan pupuk setengah jadi, arang, ratusan karung pupuk berbagai merk dan perlengkapan produksi,” kata Hany Adhy, Kamis (03/09/2020) siang tadi.
Menurutnya, pupuk palsu ini hanya terbuat dari campuran arang, batu, pasir dan pewarna tekstil. Pemusnahan ini dilakukan agar tidak ada penyalahgunaan barang bukti. Ungkap kasus sendiri dilakukan oleh Polres Gunungkidul dan tim gabungan beberapa bulan lalu.
Kasus pidana pupuk palsu ini telah diputus oleh Pengadilan Negeri Gunungkidul dengan dua tersangka yang saat ini telah mempertanggung jawabkan perbuatannya. Dua tersangka yang saat ini mendekam tahanan yakni Sg dam ADR warga Kapanewon Ponjong.


Sementara itu, Kanit Pidana Khusus Satreskrim Polres Gunungkidul, Iptu Ibnu Ali mengatakan berdasarkan putusan pengadilan kedua diganjar dengan hukuman penjara selama 9 bulan. Untuk pemusnahan sendiri dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku.
“9 bulan kurungan penjara berdasarkan putusan pengadilan,” kata Ibnu Ali.
Sebagaimana diketahui, pada beberapa bulan lalu aparat penegak hukum melakukan penggerebekan Pabrik pupuk palsu tersebut yang telah beroperasi selama satu tahun terakhir. Pihak kepolisian juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti bahan pembuatan pupuk serta peralatan yang digunakan. Mulai dari gamping, tanah merah dan pewarna tekstil.
Sementara itu, kepala Sub Seksi Administrasi dan Pengelolaan, Rupbasan Gunungkidul, Andriyanto memaparkan, untuk pemusnahan ini dilakukan oleh aparat penegak hukum. Dilakukan di Rupbasan lantaran barang bukti sitaan petugas dititipkan di tempat ini.
“Kebetulan dititipkan di sini karena jumlah sitaan cukup banyak,” terang dia.
Tempat ini merupakan tempat penyimpanan barang sitaan Negara. Tak hanya pada pupuk palsu ini, namun dari berbagai kasus lain juga dititipkan di tempat ini.
“Pemeliharaan barang bukti tentu dilakukan. Sebagai contohnya, untuk barang bukti kendaraan sebagaimana mestinya tetap kami rawat agar tetap sesuai dengan kondisi awal dan nilai jualnya nanti tidak turun,” tambah Andriyanto.
Kasus pidana yang telah diputus ada sebagian barang yang dimusnahkan. Namun ada juga barang bukti yang diambil oleh pemiliknya. Di Rupbasan ini mengedepankan bebas korupsi, sehingga tidak ada biaya yang dipungut oleh petugas jika ada masyarakat yang hendak mengambil barang bukti.
-
Uncategorized1 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial3 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized3 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized2 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized2 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Pemerintahan3 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Uncategorized2 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Uncategorized6 hari yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemuda 22 Tahun Ditemukan Gantung diri di Dapur Rumah
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragis, Lansia di Candirejo Ditemukan Meninggal Terbakar
-
Kriminal4 minggu yang laluPenipuan Program Koperasi Desa Merah Putih Terbongkar, Pelaku Minta Uang hingga Rp80 Juta ke Kalurahan
