fbpx
Connect with us

Politik

Rumor Duet Bupati dan Ketua DPRD Pada Pilkada 2024, Endah: Tunggu Perintah Ketua Umum

Diterbitkan

pada

BDG

Wonosari,(pidjar.com)– Beberapa bulan ke depan, pemilihan kepala daerah akan diadakan secara serentak. Tak terkecuali kabupaten Gunungkidul pun juga akan mengikuti pemilihan kepala daerah. Hingga saat ini, masih belum ada nama-nama calon yang nampak untuk menuju GK 1 dan GK 2 ini.

Salah satu yang banyak dibicarakan oleh kalangan-kalangan tertentu adalah bersandingnya Bupati Sunaryanta dengan Ketua DPRD Gunungkidul, Endah Kuntariningsih untuk maju dalam Pilkada. Pada beberapa kesempatan dan acara, keduanya semakin “mesra” tampil bersama. Bahkan, salah satu sumber internal di PDIP Gunungkidul menyebut bahwa makunya pasangan ini menjadi salah satu prioritas kerja politik dalam menyongsong Pilpres, Pemilu dan Pilkada.

Kedekatan antara Sunaryanta dan Endah tentunya mengingatkan pada jelang Pilkada 2019 lalu. Sunaryanta sering tampil bersama dengan PDI Perjuangan. Dirinya bahkan nyaris menggunakan PDI Perjuangan sebagai kendaraan berpolitiknya pada saat itu. Namun kemudian atas satu dan lain hal, ia beralih dan melabuhkan pilihannya kepada Partai Golkar. Hingga pada saat pemilihan Sunaryanta unggul dari 3 calon lainnya dan dilantik sebagai Bupati Gunungkidul berpasangan dengan Heri Susanto.

Berita Lainnya  Perang Bintang di Pilur Kenteng, Adik Ketua DPRD vs Kakak Wakil Bupati

Menanggapi rumor tersebut, Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan hingga saat ini pihaknya belum membicarakan atau berkomunikasi dengan siapapun berkaitan dengan Pilkada 2024 mendatang. Pun demikian komunikasi dengan Sunaryanta, menurutnya belum ada omongan yang mengarah pada pemilihan umum, sebab saat ini hubungan baik antara Endah dengan Sunaryanta sebatas mitra kerja semata yaitu Bupati Gunungkidul dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) saja.

“Jadi sebelum pak Bupati dilantik pada saat itu kita pernah 6 bulan kampanye bareng. Tapi ternyata politik itu dinamis, seperti sendok dan mulut. Sendok sudah mendekati mulut namun kejadiannya bisa macam-macam, misalnya saja kesenggol dan tidak jadi dimakan (perumpamaan),” ucap Endah beberapa waktu lalu.

Berita Lainnya  Target Kembangkan Kawasan Pesisir Barat, Pengusaha Sukses Ini Mantap Hijrah Jadi Politisi

Disinggung tentang kesiapannya bila dicalonkan sebagai Bupati ataupun Wakil Bupati, Endah mengungkapkan jika dirinya menunggu perintah dari Ibu Ketua Umum PDI Perjuangan yaitu Megawati Soekarno Putri. Ia mengumpamakan jika nantinya ada perintah untuk bertempur tentunya ia sebagai kader PDI Perjuangan akan tegak lurus dengan perintah dari pimpinan.

“Kalo bu ketum meminta maju ya maju, nyemplung segoro nyemplung segoro, DPR ya kita DPR atau misal Bupati ya Bupati, pokoke tegak lurus. Tapi sejauh ini belum ada pembicaraan ke arah sana, wong Pileg besok saja nasib semua anggota dewan pusing kepalanya,” sambung dia.

“Yen bisa bersanding ya bersanding dengan siapapun, yen raiso bersanding ya bertanding. Yen Iso berkawan ya mari berkawan,” jelas dia.

Berita Lainnya  PAN Belum Tentukan Nama Bakal Calon Bupati, Ketokohan Immawan Jadi Pertimbangan Tersendiri

Ia mengatakan hingga saat ini, beberapa bulan mendekati Pilkada belum ada calon-calon yang mendekat ke PDI Perjuangan. Menurutnya di beberapa partai besar pun kondisinya juga demikian belum ada calon yang mulai menyuarakan atau mempromosikan diri hendak maju pada Pilkada 2024 mendatang.

“Belum ada, entah karena dampak covid19 atau adanya Perpres 33 sehingga tidak ada amunisi atau bagaimana. Saya tanya ke rekan (PKS) yang biasanya sudah mendapatkan loby-loby pertama, tapi ternyata juga belum ada tanda-tanda,” tutupnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler