Politik
KPU Akan Umumkan Tahapan, Program Dan Jadwal Pilkada Serentak 2020
Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com) — Komisi Pemilihan Umum saat ini telah mengumumkan peraturan KPU tentang Tahapan, Program dan Jadwal Pilkada Serentak 2020. Dengan demikian hong Pilkada serentak yang rencananya akan diikuti 270 daerah baik provinsi, kabupaten atau kota di Indonesia akan mulai ditabuh akhir September mendatang.
“Maksimal pada 1 Oktober ini harus sudah ada penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk memastikan ketersediaan anggaran,” ujar Ketua KPU Kabupaten Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, Jumat (23/08/2019).
Jika dilihat dari jadwal Pilkada serentak, calon perseorangan akan mendapatkan waktu yang tergolong longgar untuk mengumpulkan dukungan. Mereka bisa mengumpulkan bukti dukungan KTP mulai dari sekarang. Kendati demikian, syarat dukungan baru akan ditetapkan oleh KPU pada 26 Oktober mendatang.
“Itu masih tahapan pra pencalonan, untuk syarat dukungan akan ada SK KPU,” imbuh Hani.
Untuk jumlah dukungan minimal sendiri, dikatakan Hani masih seperti UU sebelumnya. Ia menyebut jumlah minimal dukungan berjumlah 7,5 % dari jumlah penduduk Kabupaten Gunungkidul yang memiliki hak pilih.

“Untuk batas akhir penyerahan dukungan khusus untuk pemilihan kepala daerah bupati maupun wali kota paling lambat 5 Maret 2020,” jelasnya.
Kendari demikian, untuk masa kampanye sendiri dikatakan Hani lebih singkat dari Pilkada sebelumnya. Menurutnya pada Pilkada mendatang masa kampanye sendiri hanya 71 hari. Mulai dari 11 Juli hingga 19 September 2020.
“Kami menghimbau agar para calon baik dari perseorangan maupun partai politik untuk mulai persiapan dan berpedoman pada PKPU Nomor 15 Tahun 2019 tentang tahapan, program dan jadwal Pilkada 2020. Setelah PKPU pencalonan terbit, akan segera kami sosialisasikan,” ujar Hani.
Di samping itu, KPU Gunungkidul akan mulai melakukan sosialisasi kepada semua pihak. Adapun waktu sosialisasi oleh KPU sendiri cukup panjang yakni 1 November hingga 22 September 2020.
“Semua pihak akan kami beri sosialisasi baik masyarakat maupun OPD, media, ormas, tokoh masyarakat parpol media dan semua elemen agar pelaksanaan Pilkada 2020 sukses hingga penetapan pasangan calon terpilih,” pungkasnya. (ulfah)
-
Pemerintahan4 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Peristiwa4 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa4 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized3 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized3 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized3 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluTNI Bangun 9 Jembatan Garuda di Gunungkidul, Hubungkan Kawasan Terpencil
-
Uncategorized3 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized2 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluCiptakan Pilur Jujur dan Bersih, Dinas Awasi Lurah Petahana
-
Uncategorized3 minggu yang laluGelombang Tinggi di Pesisir Gunungkidul, Rusak Perahu Nelayan Hingga Warung
