Connect with us

Pemerintahan

Sedot Investor Masuk Gunungkidul, Kawasan Industri Semin Diperluas Dua Kali Lipat

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Kawasan Peruntukan Industri (KPI) di Kapanewon Semin direncanakan diperluas oleh Pemkab Gunungkidul. Langkah itu sebagai upaya pemkab dalam menumbuhkan roda perekonomian di Bumi Handayani. Namun demikian baru satu pabrik yang beroperasi di KPI Kapanewon Semin.

Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Gunungkidul, Yuda Haryanto, mengatakan perluasan KPI di Kapanewon Semin direncanakan diperluas yang masuk dalam perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) baru yang saat ini masih berproses. Dalam Perda nomor 6 tahun 2011 tentang RTRW tahun 2010-2030 tercatat luasan KPI di Kapanewon Semin seluas 75 hektar dan akan diluaskan menjadi 1.500 hektare.

“Kalau KPI di Gunungkidul itu ada di Semanu dan Semin, tapi ini yang di Semin rencananya akan diperluas,” terang Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Gunungkidul, Yuda Haryanto.

Berita Lainnya  Percepat Capai Herd Immunity, Dinkes Gunungkidul Targetkan 4000 Vaksinasi Per Hari

Namun demikian, ia tak menampik jika saat ini di KPI Kapanewon Semin baru terdapat satu pabrik yang sudah beroperasi yaitu pabrik yang bergerak di bidang pembuatan sarung tangan yang berasal dari modal asing. Menurutnya, rencana diluaskannya KPI merupakan kesiapan Pemkab dalam menarik investor ke Gunungkidul untuk menanamkan modal guna mengembangkan usaha dan ikut andil dalam memajukan daerah.

“Rencananya perluasan akan meliputi tiga Kalurahan, yaitu Kalurahan Candirejo dan Kalurahan Rejosari di Kapanewon Semin serta Kalurahan Sambirejo di Kapanewon Ngawen,” ucapnya.

Menurutnya, KPI Kapanewon Semin terletak di lokasi yang strategis, dimana lokasi tersebut berbatasan langsung dengan wilayah Sukoharjo, Jawa Tengah. Sehingga diharapkan adanya pelimpahan usaha dari Jawa Tengah yang bisa dioperasikan di KPI Kapanewon Semin. Guna mendukung investasi di KPI, salah satu langkah yang pihaknya lakukan ialah dengan membuat kajian investasi yang diarahkan di wilayah utara Gunungkidul.

Berita Lainnya  Cakupan Wilayah Terlalu Luas, Pemdes Pacarejo Minta Pemekaran Desa

“Misalnya saja menyediakan data informasi kepada calon investor serta menyusun peta potensi untuk di KPI Semin,” pungkasnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis6 hari yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler